Contoh Format Daftar Riwayat Hidup

Contoh Format Daftar Riwayat Hidup

Contoh Format Daftar Riwayat Hidup

Contoh Format Daftar Riwayat Hidup, agar ketika melamar pekerjaan, kamu dipertimbangkan dan masuk ke tahap selanjutnya bahkan di terima!

Secara definisi atau pengertian, daftar riwayat hidup adalah sebuah berkas atau formulir yang berisi data diri baik itu yang dibuat untuk melamar pekerjaan atau keperluan yang lainnya.

Berkas atau formulir ini digunakan untuk berbagai keperlua atau kegunaan. Umumnya digunakan untuk melamar pekerjaan, tapi bisa juga sebagai syarat untuk mengikuti suatu organisasi, atau bahkan untuk bahan presentasi sebagai presenter.

Masyarakat luas mengenal istilah daftar riwayat hidup dengan sebutan Curriculum Vitae atau CV.

Namun Curriculum Vitae ternyata berasal dari bahasa Latin yang mempunyai arti ‘perjalanan hidup’.

Secara esensi atau makna tak ada perbedaan, baik daftar riwayat hidup dan CV, sama-sama berisikan data pribadi dan gambaran diri seseorang.

Akhir-akhir ini, daftar riwayat hidup seringkali dibuat dalam bentuk digital, cetak, tapi mungkin masih ada yang melalui media tulis tangan, karena permintaan pimpinan.

Walau terkesan masih kuno dan ketinggalan zaman, namun ternyata penulisan daftar riwayat hidup dengan berupa tulis tangan masih dibutuhkan sampai saat ini.

Beberapa perusahaan memiliki aturan bahwa pelamar kerja harus mencantumkan daftar riwayat hidup melalui tulisan tangan.

BACA JUGA:   Cara Merubah Ukuran Video di Adobe Premiere Pro

Cara membuatnya juga tidak terlalu sulit, kok.

Namun, jika kamu bingung dan baru pertama kali akan membuatnya, berikut ini akan diulas yaitu contoh riwayat hidup berbentuk tulisan tangan.

Contoh Daftar Formet Riwayat Hidup yang Lengkap

Sebelum beranjak ke contoh daftar format riwayat hidup, kamu perlu mengenal beberapa unsur inti di dalamnya.

Unsur ini perlu diketahui dan dipahami supaya tidak keliru dan ditulis secara berurutan.

Unsur-Unsur Format Daftar Riwayat Hidup

1. Data Diri

Hal pertama yang harus dicantumkan dalam daftar riwayat hidup adalah data diri pribadi.

Data diri ini berupa, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat domisili, usia atau umur, agama yang dianut, status perkawinan, jenis kelamin, alamat E-mail atau surat elektronik, dan nomor HP atau telepon genggam.

Tulis dengan jelas, lengkap dan bagus agar perusahaan dengan mudah menganalisa dan mempertimbangkan serta kalau ingin menghubungi kamu kalau sekiranya akan diterima.

2. Riwayat Pendidikan

Unsur kedua tak kalah penting, adalah berupa riwayat pendidikan.

Tulis riwayat pendidikan mulai dari jenjang paling pendidikan paling rendah (biasanya SD) sampai ke yang paling tinggi yang dialami.

Jangan lupa juga cantumkan tahun masuk dan tahun lulusnya, pada setiap jenjang pendidikan tersebut.

BACA JUGA:   Seenak-enaknya Rumah Mertua, Masih Enakan di Kontrakan Berdua, Meski Hidup Seadaanya

3. Pengalaman Kerja

Unsur ini cukup penting dan vital dan harus ada pada sebuah daftar riwayat hidup, dan biasanya ini yang menjadi bahan pertimbangan.

Perusahaan akan melihat sejauh mana pengalaman si pelamar dalam dunia kerja yang sudah digelutinya sebelumnya. Ini penting untuk mengetahui seberapa consern dan kesungguhan calon pelamar dalam bekerja.

Semakin banyak pengalaman kerja yang dapat kamu cantumkan, impresi serta interpretasi yang didapat calon pimpinan akan positif.

Serupa halnya dengan riwayat pendidikan, jangan lupa pula untuk mencantumkan tahun yang menerangkan waktu awal masuk dan akhir bekerja, kalau bisa dengan bulan dan alasan berhenti bekerja.

4. Keterangan Lain-Lain

Pada umumnya, keterangan lain-lain ini adalah informasi yang tak dapat dimasukkan ke dalam ketiga unsur sebelumnya.

Misalnya, pendidikan non formal, seminar, organisasi yang pernah diikuti, sampai Prestasi Lomba dan kemampuan yang dikuasai.

Tapi, usahakan unsur yang akan diisi disini adalah keterangan yang relevan/berkaitan sesuai dengan bidang pekerjaan yang akan dilamar.

5. Keterangan Tempat

Waktu Surat ditulis, dan Tanda Tangan
Terakhir, tapi tidak kalah penting, isi daftar riwayat hidup itu dengan keterangan tempat dan waktu ketika surat ditulis.

BACA JUGA:   Pengertian Codec Video dan Fungsinya dalam Multimedia

Tanda tangan si pelamar, kalau bisa yang terbaik dan jangan asal-asalan. Buat dengan serius, dan berdoa, semoga si calon bos atau pimpinan menyetujui

Hal ini sebagai bukti bahwa kamu secara sungguh-sungguh, jujur dan tanpa ada paksaan telah menulis daftar riwayat hidup.

Hal yang Perlu Diperhatikan!
Berbeda dengan daftar riwayat hidup digital

Contoh Format daftar riwayat hidup dengan bentuk tulisan tangan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Di antaranya:

Pertama, pastikan kertas bersih tak ada coretan, kotor, rusak atau robek;
Kedua, tulis dengan tangan sendiri;
Ketiga, tulis secara jujur;
Keempat, gunakan kalimat yang singkat padat namun jelas terperinci; serta terakhir,
Kelima, tulis dengan hati-hati dan tidak usah terburu-buru, supaya tulisan tangannya rapi.

Contoh Daftar Riwayat Hidup
Di pasaran, banyak dijual formulir daftar riwayat hidup ini.

Kamu tinggal mengisinya dengan menulis data diri pada kolom-kolom yang tersedia.

Berikut contoh formulir tersebut:

Namun, alangkah lebih baik lebih elegan jika menulis riwayat hidup tanpa bantuan formulir, kalau bisa dengan desain elegant dan keren. Tapi setidaknya dengan tulisan tangan yang rapi.

Ini contohnya:

Semoga bermanfaat dan dapat mudah dipahami Sobat Minda.

1 thought on “Contoh Format Daftar Riwayat Hidup

Berikan Komentar Terbaik Anda Di sini

error

Share & Bagikan ...