Enak Mana Jadi Fotografer atau Kameramen Video? - MindaFilm

Enak Mana Jadi Fotografer atau Kameramen Video?

Setiap bisnis ada resiko dan tantangan atau kendalanya di samping peluang yang ada. Orang yang berjiwa enterpreunership mampu menangkap segala peluang yang ada, dan dapat mengambil tindakan sesuai potensi yang ada pada mereka.

Usaha di bidang Fotografi (Studio Photo & Video Production (Video Shooting - Editing)) ini peluangnya cukup lumayan, cuma membutuhkan skill dan instink untuk menangkap peluang dan cara memasarkan usaha. Tidak seperti apa kata Om Bob Sadino, bisnis yang bisa dijalankan orang bodoh, seperti jual sayur. Hanya perlu keberanian membuka usaha saja. Nanti akan nampak sendiri peluang dan tantangannya, mau dibawa kemana roda perusahaan. Tidak juga sama dengan membuka restoran atau jualan pakaian jadi, jual kain, dlsbgnya. Yang hanya perlu kesungguhan dan modal. .

 Dalam bidang fotografi ini hampir sama dengan usaha bengkel, harus punya skill, memperbaiki motor atau mobil, dll. Kalau tidak ada keahlian di bidang ini jangan coba-coba buka. Siap-siap saja gulung tiker atau karpet.

BACA JUGA:
  • Manfaat dan Pentingnya Skill Video Editing dalam Era Globalisasi
  • Peluang dan Kendala Usaha Travel & Jasa Rental Mobil
  • Peluang dan Kendala Usaha Bimbel (Bimbingan Belajar)

Begini, saya sudah coba berbagai bisnis, mulai dari jual bakso, sampai travel umroh. Untuk saat ini adalah yang paling sesuai tetap bidang fotografi atau video shooting. Kenapa begitu? Ketika merintis usaha travel angkutan dan rental mobil. Untuk membuka usaha ini kita perlu punya kendaraan minimal 1. Tahu sama tahu aja, modal paling minim ratusan juta, mulai dari 100-200 jt. bisa sampai milyaran. Untuk mendapatkan biaya sewa ratusan ribu ... modal ratusan juta. Dan kendalanya bila yang merental mobil membawa kabur mobilnya. Habislah. Tamat Riwayat. Modal Besar.

Di bidang photo video, untuk dapat uang ratusan ribu bahkan jutaan cukup kerja 1-2 hari. Atau kalau ada yang bisa direntalkan, (ini saya sudah lakukan) misalnya kamera, modal 10-an jt rupiah bisa direntalkan 200-an ribu. Sedang Rental Mobil untuk dapat uang yang sama harus modal 200 jtan (Xenia-Avanza). Ayo coba worth mana? Katakanlah kamera dilarikan tak kembali, ya modalnya puluhan juta. Saja tidak terlalu besar seperti mobil. Bisa nangis darah dibikinnya.

Nah di antara kedua profesi ini Kameramen atau Fotografer? Enak mana cameramen atau photographer ... ? Sebelum saya jawab ada baiknya kita perhatikan tabel berikut:



Perbandingan Peluang Usaha Photografi dan Video Shooting



PHOTOGRAPHY
VIDEO PRODUCTION
 PERCETAKAN
DARI PELUANG
9 dari 10 Orang memakai Jasa Photographer
1 Dari 10 Orang yang Mengadakan Acara, meminta Dok Video
Sebelum Cari FG, Klien akan mencari Percetakan, utk mencetak Undangan. Peluangnya jadi pintu, tawarkan  foto & Video
Bahan & Biaya Operasional
Kalau dapat project photo yang standar, sulit melempar job karena budget terbatas beli album, biaya cetak foto dll.
Order murah pun masih bisa melempar
Lumayan cukup fairlah, usaha percetakan ini sejak dulu hingga sekarang masih tetap ada
Kendala
Bidikan kurang Bagus
Editan kurang memuaskan
Klien minta revisi terus
Data Foto Hilang
Biaya Terlalu Rendah
Kamera Jadul
Komputer Kurang Memadai
Data Video Hilang
Design Tidak Disetujui
Salah Cetak
Perhitungan Kurang Tepat

Kesimpulannya:

Justru di sini sebaiknya menggabungkan kedua usaha PHOTO VIDEO ini, karena bisa lumayan hasilnya. Setidaknya satu job dikasih ke anggota, karyawan atau pegawai freelance, bukannya ke fotografer prof, sebab biayanya lebih mahal tentunya. Makanya owner atau pemilik usaha harus mempunyai kedua skill ini shooting dan memotret. Ini akan lebih lebih atau cari kerja sama dengan fotografer yang mau bekerja sama.

Karena profesi fotografer alias tukang jepret atau tukang motret atau apalah namanya walaupun sudah banyak, tapi masing-masing punyai ciri dan rezeki tersendiri. Persaingan ketat bukan berarti harus mundur. Justru ini sebagai pelengkap utama yang harus dimiliki seorang kuli jasa. Tanpa terkecuali perusahaan yang bergerak di bidang video production kelas dunia pun akan memakainya. Karena ia setali, serangkai dan sangat erat hubungan atau kaitannya. Tidak bisa lepas satu sama lain. Jadi rugi kalau tidak bisa menggabungkan 2 bidang usaha jasa ini. Tapi itu terserah, kembali kepada masing-masing orangnya.


Enak Mana Jadi Fotografer atau Kameramen Video? Enak Mana Jadi Fotografer atau Kameramen Video? Reviewed by Saida Waliya on January 04, 2017 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.