Cara dan Langkah Sederhana Membuat Film Pendek


Perjalanan seribu mil dimulai dengan satu langkah pertama

Ungkapan ini rasanya sangat cocok ditujukan buat Anda yang ingin membuat film, namun keburu minder melihat hasil karya orang lain, atau merasa tidak mampu dengan berbagai alasan.
Keahlian sehebat apapun, selalu dimulai dengan ketidaktahuan dan upaya pertama untuk belajar.
Jadi mulai sekarang buang jauh-jauh perasaan negatif Anda itu.

Coba dulu, okay !?
Pelajari pelan-pelan Cara membuat film pendek untuk pemula. Membaca keseluruhan artikel di blog ini bisa menjadi upaya pertama Anda, langkah Anda menuju tercapainya cita-cita menjadi filmmaker handal.


Langkah berikutnya, tentu membuat film pendek pertama Anda.
Jika Anda tidak pernah membuat film pendek, sekarang adalah waktu yang tepat untuk memulainya.


Hal ini serius.

‘Di luar sana’, tidak hanya ada trilyunan festival film yang menawarkan program film pendek, tetapi melalui situs-situs seperti YouTube, Anda memiliki kemampuan untuk menjangkau khalayak global.
Keadaan ini jelas lebih baik dibandingkan dahulu.

Pada zaman dulu, tidak ada banyak di pasar untuk film pendek. Adalah hampir mustahil untuk menghasilkan uang dengan sebuah film pendek. Sebagai akibatnya, mencari investor untuk mendanai proyek film pendek adalah pekerjaan yang sungguh sulit.


Saya tidak mengatakan bahwa saat ini mencari investor menjadi jauh lebih mudah, tetapi paling tidak munculnya crowdfunding, beragam festival dan situs berbagi video seperti Youtube dan Vimeo menawarkan harapan yang cerah.


Tapi terlepas dari itu, Anda adalah seorang pembuat film. Membuat film pendek adalah medan pelatihan yang bagus untuk menjadikan Anda seorang filmmaker profesional yang memiliki karya-karya yang diapresiasi masyarakat.

Cara Membuat Film Pendek Untuk Pemula

Seiring perkembangan teknologi, membuat film pendek sekarang begitu mudahnya. Anda cukup memiliki hanya sebuah komputer, sebuah handycam atau bahkan sebuah smartphone berkamera, software simpel seperti Windows Movie Maker, pada dasarnya Anda sudah siap beraksi.

Disempurnakan dengan merekrut beberapa teman yang mau berlatih sebagai aktor serta sebuah naskah sederhana, maka kini Anda adalah seorang filmmaker!

Sebagai permulaan, berikut ini adalah video singkat yang menguraikan tips untuk membuat film pendek, dari Jason Brubaker:



Untuk beberapa film pertama, jangan menghabiskan waktu dengan mengkhawatirkan tentang pencahayaan atau efek khusus. Fokuslah belajar tentang bagaimana memanfaatkan sumber daya Anda yang terbatas untuk membuat karya yang bagus.


Ide-ide Film pendek 

Hal yang pertama harus dimiliki adalah, sebuah cerita.
Ingat, sebagian besar hal yang dilakukan filmmaker adalah bercerita. Sebagai tukang cerita, atau storyteller.


Sebagai permulaan, saya sarankan Anda berfokus pada sebuah cerita yang dapat Anda ceritakan dalam tiga menit atau kurang.

Jangan terlalu perfeksionis.

Siapkan diri Anda untuk kemungkinan atas kegagalan, atau minimal atas anggapan anda sendiri yang ‘culun’ atas karya tersebut kelak di kemudian hari. Sebab biasanya, karya pertama adalah karya yang paling buruk. Tetapi selalu ingat, seorang seniman sehebat apapun akan mengawali karir mereka dengan membuat karya pertama saat mereka belum tahu dan belum berpengalaman apa-apa. Berikut adalah contoh dari sebuah film pendek yang buruk:


Ya. Ini adalah sebuah film pendek latihan, dan kami belum tahu apa yang kami pikirkan saat itu.
Tapi itu adalah praktek yang baik. Saya mendapat pengalaman dari situ.


Saya memberikan contoh film pendek ini untuk memberikan dorongan kepada Anda. Peluang baik dapat Anda lakukan lebih baik daripada film yang sangat sederhana ini. Saya menantang Anda untuk memulai dan melakukan sesuatu yang lebih baik!


Semakin serius Anda mempelajari cara membuat film pendek untuk pemula dan semakin banyak Anda berlatih, semakin bertambah keahlian Anda.


Dan jika Anda membuat sebuah film pendek, tetapi menemukan diri Anda benar-benar tak puas dengan ide-ide yang Anda dapatkan, maka hal terbaik berikutnya adalah dengan membuat sebuah video musik... yang juga pada dasarnya sebuah film pendek.

Mintalah seseorang untuk membuat lagu atau meng-cover sebuah lagu dari penyanyi ternama, lalu rekam dengan alat perekam Anda.

Lakukan dengan kreatif, jangan sama dengan video klip aslinya.

Misalnya dengan membuat adegan-adegan drama yang mem-visualkan lirik lagu tersebut. Lalu di editing, kombinasikan dengan adegan menyanyi tadi.

Intinya, be creative..


Hal lain yang dapat Anda lakukan selanjutnya adalah menonton film-film pendek lain.


Tetapi ada sebuah kenyataan unik yang layak untuk dicermati, yaitu bahwa hampir setiap film pendek – yang biasanya dibuat oleh mahasiswa - adalah film yang serius dan dramatis.


Saya tidak tahu mengapa hal ini terjadi.
Jadi dalam menanggapi pasar festival film pendek yang jenuh dengan drama, beberapa profesional terus-menerus memberi saran ini:


"Ketika membuat film pendek, JANGAN buat drama!"
Pertimbangkan untuk membuat film komedi misalnya, atau mengangkat tema-tema yang tidak terlalu serius atau ‘berat’.

Hal ini untuk menyiasati selera penonton – bahkan penonton Youtube, yang secara subyektif ternyata lebih menyukai film-film yang menghibur. Biarkan para produser berkantong tebal yang mengangkat tema-tema ‘berat’.


Apapun bisa menjadi ide film pendek.

Keresahan atas masalah sosial di sekitar Anda, kecintaan Anda terhadap orang tua, kecintaan pada hewan kesayangan, kepedulian terhadap lingkungan hidup, penghargaan Anda terhadap asisten rumah tangga yang rajin dan setia, dsb..

Namun bagi Anda yang mencari ide-ide yang lebih variatif lagi, Jason Brubaker melalui situs filmmakingstuff.com mungkin bisa menjadi salah satu alternatif.


Judulnya 101 Short Film Ideas, sebuah panduan audio berformat mp3 dalam bahasa Inggris yang selain berisi ide-ide film pendek, juga sepuluh langkah cara membuat film pendek untuk pemula.
Sistem ini dirancang untuk membantu Anda mengatasi setiap kendala kreatif, dapat Anda dengarkan di iPod atau mp3 player.

Namun sekedar peringatan, sebagian dari isi produk ini mungkin dibutuhkan penyesuaian untuk diterapkan di negara kita Indonesia.


Membuat Film Pendek Dengan Kamera Smartphone Hp Pintar

Peralatan Yang Diperlukan
Untuk sekitar dua puluhan juta rupiah, Anda dapat membeli kamera yang menghasilkan hasil sinematik. Tapi jika Anda tidak mampu untuk membeli kamera profesional, manfaatkan kamera apapun yang Anda miliki.

Ya, bahkan jika Anda hanya memiliki kamera ponsel.

Catatan: Kamera yang tersemat di smartphone ini sekarang semakin baik kualitasnya, sehingga tak bisa lagi dipandang sebelah mata. Kini telah ada film-film yang diproduksi menggunakan smartphone. Untuk film nasional contohnya adalah “Cai Lan Gong” produksi rumah produksi Rexinema, yang di shoot menggunakan smartphone Galaxy Note 5 produksi Samsung.


Sekali lagi, membuat sesuatu lebih baik daripada tidak membuat apa-apa.
Bahkan kalau Anda tak memiliki apa-apa sekalipun, Anda bisa tetap membuat film dengan meminjam kepada teman-teman Anda. Jadi, berkenalan dan bekerja samalah dengan orang lain.


Untuk perlengkapan lain seperti lampu, tripod dsb., Anda bisa menyewa dari rental/penyewaan. Supaya murah, sewalah dari rental yang biasa menyewakan perlengkapan syuting untuk keperluan dokumentasi perkawinan. Untuk film pendek sederhana, rasanya lampu Unomatt atau Red Head sudah cukup, dibantu reflektor yang bisa dibuat dari papan gabus. Bisa juga lampu LED CN-160. Sewa ketiga jenis lampu tersebut cukup murah, berkisar puluhan ribu seharinya.

Tips: bila Anda menyewa lampu, pastikan Anda meminta lampu cadangan. Sebab putusnya lampu di tengah syuting dapat menjadi kendala yang sangat mengganggu.

Tips lain: minimalisir syuting di dalam ruangan atau indoor, khususnya yang kurang cahaya.


Untuk film yang sederhana, dapat pula Anda membuat sistem pencahayaan sendiri. Gunakan beberapa lampu neon sekaligus yang dirangkai seperti dalam gambar dibawah ini, yang dilengkapi dengan kardus yang berfungsi seperti barn door (‘pintu’ di sekitar lampu yang bisa dibuka tutup untuk mengarahkan cahaya agar tidak menyebar) :




Tentu ini bukan solusi yang ideal. Jauh dari ideal malah. Namun bisa dilakukan dalam kondisi terakhir, bila kondisi keuangan Anda betul-betul dalam situasi darurat.

Contoh lain misalnya, gunakan pipa atau tangkai kayu untuk menyiasati ketiadaan boom. Sambung kabel mikrofon kamera (yang pasti berukuran pendek) dengan kabel audio, lalu tautkan ke pipa atau tangkai kayu ini:



Pembahasan lebih lanjut mengenai cara membuat film pendek menggunakan kamera Hp ini dapat Anda baca disini.

Software Untuk membuat Film - Editing Post Production

Untuk mengedit film hasil syuting, Anda bisa memanfaatkan software-software seperti Windows Movie Maker atau Pinnacle. Adobe Premiere, Shortcut Org, dll.

Software-software ini tidak kompleks dan cukup mudah dipelajari untuk pemula, serta mudah didapat di pasaran.

Untuk Windows Movie Maker, dahulu bahkan disertakan dalam bundle sistem operasi Windows. Sayang sejak Windows 7 diluncurkan, Anda harus membelinya secara terpisah.

Bila Anda menggunakan kamera ponsel untuk merekam adegan, Anda bisa memanfaatkan aplikasi yang bisa di unduh secara gratis di Google Play Store seperti VideoShow, VidTrim atau InShot.


Dasar Penyutradaraan Film Pendek 

Apakah Anda kuliah di sekolah film atau hanya penggemar film yang sedang mencari jalan masuk ke dunia Sinema, Anda harus memahami dasar-dasar tertentu dan aspek-aspek mendasar tentang mengarahkan/menyutradarai film pendek. Ini mungkin tidak selalu tepat untuk filmmaker yang telah mapan dan maju, yang lebih mungkin dalam melanggar aturan-aturan baku pembuatan film.

Tapi untuk pembuat film yang baru, Anda harus setidaknya mempertimbangkan beberapa hal saat Anda hendak membuat sebuah film pendek yang akan menunjukkan kepada orang lain apa yang dapat Anda lakukan dan membuat mereka ingin melihat visi dan kemampuan Anda untuk membuat film yang lebih besar.


Satu hal yang harus Anda ingat adalah bahwa meskipun ini adalah film pendek, bahkan jika itu hanya dua menit panjangnya, Anda tetap harus bisa menangkap perhatian penonton secepat mungkin. Film sepanjang setengah jam atau dua jam akan biasanya mencoba untuk menangkap perhatian audiens dalam tujuh sampai sepuluh menit pertama. Jika Anda memperhatikan, akan nampak beberapa jenis ‘hal-hal yang menyentak’, peristiwa, atau adegan-adegan dramatis yang digunakan untuk membuat penonton tetap pada tempat duduk mereka.


Meskipun untuk melakukan hal itu dapat bergantung pada skenario yang baik, ketika menyutradarai film pendek, Anda harus memahami bahwa visual harus sama bagusnya dengan cerita itu sendiri. Anda mungkin tidak dapat bergantung pada pecial effect yang besar atau mahal untuk mengambil perhatian penonton Anda, tetapi Anda masih harus membuat mereka ingin melihat apa yang akan terjadi. Setelah Anda mendapatkan perhatian mereka, selanjutnya Anda perlu untuk tetap menjaga perhatian itu dengan tata kamera dan pengadeganan yang dinamis. Hal ini penting untuk mengesankan produser atau calon investor film Anda.


Film pendek Anda harus membuat audiens Anda ingin melihat dunia lebih banyak melalui lensa kamera Anda. Sementara sudut pengambilan kamera yang kurang tepat dapat mengalihkan perhatian dari film, Anda harus mencoba untuk menemukan cara untuk membuat film Anda terlihat menarik dan membuat kita melihat dunia secara berbeda. Temukanlah konten emosional dalam adegan dan pahami apa yang terjadi dalam karakter atau di sekitar mereka, kemudian gunakan kamera dan pencahayaan untuk menciptakan dunia yang mencerminkan itu. Buat agar setiap shot berharga dan bermanfaat, buat setiap frame film mencerminkan karya terbaik Anda.


Perlu diingat bahwa film pendek Anda mungkin akan berakhir di YouTube.
Jadi jika Anda dapat membuat film yang lucu dan bisa membuat pemirsa Internet untuk berbagi film Anda dengan orang lain yang kemudian akan berbagi film Anda dengan orang lain lagi, Anda akan mencapai sukses yang besar.


Penonton channel Youtube Anda adalah bisnis Anda. Jadi pertumbuhan audiens-nya adalah terserah Anda. Jadi proses ini dimulai dengan membuat film pendek, meng-online-kannya ke Youtube dan mengekspos pekerjaan Anda kepada dunia.


5 Tips Untuk Para Pembuat Film Baru


Setelah membuat beberapa film pendek, Anda mungkin merasa bosan. Ini ternyata adalah tanda yang baik, karena menunjukkan Anda berkembang. Ketika ini terjadi, mulailah mencari ide-ide film pendek yang lebih kompleks dan kemudian tulislah skenario dengan lebih baik.


1.Apabila Anda belum membuat sebuah film pendek, tulislah dulu Sinopsis atau Ringkasan Cerita, kemudian kembangkan menjadi satu atau dua halaman Sinopsis, kemudian kembangkan jadi Skrip dan kemudian visualisasikan execusion cerita Anda di camcorder (bila Anda tidak punya sendiri) pinjam teman.


Pelajari dulu :

Cara membuat film pendek menggunakan hp

2. Editlah hasil syuting pada komputer teman.

3.Upload film yang telah jadi ke situs video seperti YouTube. Ujilah reaksi penonton. Apakah baik atau buruk? Belajar dari itu. Kemudian buat video yang lain... lakukan begitu seterusnya.

4. Setelah Anda merasa yakin dengan cerita pendek, pindah ke proyek-proyek yang lebih besar dan lebih besar lagi.

Terus dorong diri sendiri. Teruslah belajar dan membuat pengalaman seputar cara membuat film pendek untuk pemula.


Latihan maraton film pendek seperti yang dijelaskan di atas akan memberi Anda pemahaman mendasar tentang bagaimana melakukan syuting adegan dengan biaya minimal namun sedapat mungkin memberikan hasil yang terbaik.


Membuat film pendek akan membantu Anda menghemat waktu dan uang ketika suatu saat nanti Anda membuat film panjang, sekaligus menyediakan Anda dengan ketahanan, pengalaman dan kepercayaan diri untuk membuat film dengan efisiensi yang lebih besar.


Bila Anda meng-upload pekerjaan Anda sehingga dunia bisa menontonnya, umpan-balik penonton akan mengungkapkan hal-hal yang perlu diperbaiki kualitasnya. Bahkan meskipun Anda bekerja dengan peralatan dan bakat non-profesional, jika Anda dapat belajar untuk membuat film bagus dengan kamera ‘kecil’ (sederhana), Anda dapat membuat film yang bagus dengan kamera besar.


Secara teoritis, jika Anda membuat satu atau dua tiga menit film seperti ini setiap akhir pekan selama enam bulan, Anda akan memiliki pengalaman yang setara dengan membuat film panjang.


Lalu kemudian ketika tiba saatnya, keahlian akan terungkap dengan sendirinya saat Anda benar-benar membuat film panjang.


Tips praktis lainnya:

- Saat hendak syuting, pastikan baterai kamera atau smartphone Anda penuh. Sediakan baterai cadangan atau powerbank bila memungkinkan, serta kabel power untuk mengisi daya di outlet-outlet yang mungkin tersedia di lokasi syuting.

- Kalau masih memakai kaset untuk merekam (DV, Mini DV, DVC Pro, dsb.), sediakan kaset cadangan melebihi jumlah kaset yang diperkirakan. Kondisi kaset baru keluaran pabrik tak selalu sempurna.

- Saat mengambil sebuah adegan, ambil variasi angle untuk memperkaya pilihan saat di editing nanti. Selain mengambil secara wide shot, ambil Close Up juga.

- Tidak usah syuting sesuai urutan adegan, melainkan sesuaikan dengan jadwal luang para aktor dan kru Anda. Pengurutan adegan bisa dilakukan nanti di editing. Untuk itu sebelum syuting, tanyakan waktu yang bisa disediakan semua orang yang terlibat di film Anda, lalu susun jadwal syuting dengan cermat berdasarkan hal itu.

- Tak ada salahnya melihat prakiraan cuaca seputar tanggal syuting, yang dikeluarkan oleh BMKG (Badan Meteorologi dan Geofisika)

- ada baiknya mengcopy dahulu file-file hasil syuting ke 2 tempat penyimpanan atau harddisk yang berbeda. Hal ini untuk mengatasi malapetaka yang bisa terjadi akibat file corrupt di sebuah harddisk.


Demikian artikel cara membuat film pendek untuk pemula.
Semoga bermanfaat.


Terima kasih untuk sumber-sumber artikel berikut:
www.filmmakingstuff.com
www.filmconnection.com
hai-online.com
rofiktarmiji.ilearning.me

No comments

Powered by Blogger.