5. Mereka yang malas paling anti kerja berlebihan. Sebaliknya, kerja cerdas adalah pilihan!

Kerja cerdas atau kerja keras?
Kerja cerdas atau kerja keras? via dwipekan.petra.ac.id
Orang yang malas cenderung akan mencari cara tercepat untuk menyelesaikan pekerjaan mereka. Mereka enggan untuk bekerja berlebihan dan capek lama-lama. Bisa dibilang, orang yang malas lebih pro pada istilah kerja cerdas ketimbang kerja keras. Daripada capek menghafal rumus-rumus yang bikin otak ngebul, orang malas lebih memilih memahami rumus dan membedah konsepnya. Begitulah cara belajar yang efektif. Mudah dan nggak buang-buang waktu.

6. Jiwa santai dalam diri orang malas bikin mereka selalu enjoy saat bekerja. Nggak pernah dihinggapi kekhawatiran

Kerja cepat, tepat, dan efisien..
Kerja cepat, tepat, dan efisien. via youqueen.com
Memang sudah kodratnya mereka yang malas cenderung pribadi yang selow. Selalu santai dan enjoy dalam bekerja. Mereka nggak pernah dihinggapi rasa khawatir dan tertekan. Mereka selalu optimis untuk selalu menyelesaikan pekerjaan yang diberikan. Rasa optimis tentunya karena mereka tahu bahwa mereka mampu dengan cepat, tepat, dan efisien.

7. Orang-orang ini juga tahu kapan harus ambil jeda dan bikin suasana kerja jadi menyenangkan!

Tahu kapan jeda sejenak dan kapan lanjut kerja.
Tahu kapan jeda sejenak dan kapan lanjut kerja. via favim.com
Advertisement
Ketimbang terus-terusan memaksa diri untuk bekerja, orang yang malas selalu pandai mengatur waktu. Mereka tahu kapan harus lanjut dan kapan harus memberi jeda waktu. Karena orang yang malas, paham bahwa memaksa otak yang tengah jenuh adalah sebuah kesia-siaan. Mereka juga biasanya jago bikin suasana kerja jadi lebih menyenangkan dan mengasyikkan.

8. Hmm, tapi jangan bangga dulu jadi orang malas. Untuk bisa malas-malasan, mau nggak mau kamu harus jadi pekerja yang cerdas!

Harus jadi orang cerdas dulu sebelumnya...
Harus jadi orang cerdas dulu sebelumnya… via www.mlcommunication.com
Eits, untuk menjadi orang malas yang sukses, kamu harus lebih dulu jadi orang yang cerdas. Kemalasan tidak boleh jadi pembelaan bagimu untuk tidak bekerja dengan sungguh-sungguh. Justru, kamu harus putar otak untuk menemukan cara bagaimana pekerjaanmu bisa efisien, dan hasilnya juga tetap berkualitas. Karena itu, manfaatkanlah rasa malasmu sebagai motivasi untuk bekerja lebih baik lagi. Oke?

Tuh, kan! Mereka yang malas itu sebenarnya punya potensi lho buat lebih sukses di masa depan. Pernah dengar kan, kalau Bill Gates bahkan mengatakan lebih suka mempekerjakan mereka yang malas untuk melakukan pekerjaan yang sulit. Kenapa? Karena menurutnya, orang yang malas akan mencari cara termudah untuk melakukannya. (yd)