Baca Ini: WHO Mengecam Negara yang Menerapkan Herd Imunity dan Melonggarkan Kebijakan

WHO Mengecam Negara yang Menerapkan Herd Imunity dan Kebijakan Longgar
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengecam setiap negara yang menerapkan kebijakan longgar dan herd immunity (kekebalan imunitas).
WHO menekankan, saat ini bukanlah waktu yang tepat bagi manusia untuk berpikir bahwa pandemi virus corona telah membaik
.
Menurut direktur eksekutif WHO, Mike Ryan, herd immunity adalah sebuah konsep yang buruk dalam menangani wabah.
Dia mengatakan, herd immunity sering kali salah dipahami sebagai jawaban dari penanganan wabah.
.
Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia Pandu Riono mengatakan, penggunaan strategi herd immunity untuk mengatasi pandemi virus corona (Covid-19) sangat tidak etis.
“Jadi pilihan itu sangat tidak etis. Karena akan menyebabkan sebagian penduduk terinfeksi dan meninggal,” kata Pandu
.
Ia menjelaskan, menggunakan herd immunity artinya masyarakat dibiarkan terjangkit dan secara teori menjadi kebal dengan sendirinya dengan virus tersebut
.
Pandu menambahkan, untuk menimbulkan herd immunity, sekitar 70 persen masyarakat harus terinfeksi Covid-19 terlebih dahulu.
Dari jumlah tersebut sebagian akan meninggal, dan sebagian yang terinfeksi lalu pulih, secara teori dia akan kebal terhadap infeksi.
Ini berfungsi jika kemungkinan infeksi ulang rendah atau idealnya nol.
Permasalahannya banyak pasien yang sudah sembuh dari virus corona kembali terjangkit positif lagi.
.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah penduduk lansia di Indonesia berkisar 10 persen.
Dengan asumsi tersebut pemodelan kelompok rentan yang harus mendapat penanganan khusus mencapai 18,2 juta jiwa.
Jumlah tersebut belum ditambah kelompok rentan lainnya yang memiliki penyakit bawaan seperti hipertensi, diabetes, kanker, HIV, dll
.
Sementara jika dihitung dari persentase kematian akibat COVID-19 sebesar 8,9 persen, maka dengan strategi herd immunity,
Indonesia akan kehilangan sekitar 16 juta jiwa dari total 182 juta jiwa yang terinfeksi

Berikan Ulasan Di sini