Mengenal Pergerakan Camera Movement dan Camera Angle

Low Camera Angle

Low Camera Angle

Teknik pengambilan gambar oleh juru camera (Cameramen atau Fotografer) yang memposisikan kamera berada dalam posisi tepat di atas obyek bidikan, atau setara dengan arah jarum jam menunjuk angka pukul 12.00.

  • Fungsi teknik ini menjelaskan tentang obyek yang dibidik itu dalam keadaan tertekan, misalkan untuk pengadegan obyek dalam keadaan sedih, karena sedang dimarahi oleh ayahnya atau juga seseorang yang lagi diputusin hubungan oleh ceweknya.
    Pada keadaan yang ramai dimana obyek bidikan banyak akan mengisyaratkan suatu obyek terlihat lebih kecil dan menunjukkan kesan perspektif menurun

  • Teknik Top Angle hanya digunakan dalam keadaan tertentu, dan hanya dipakai beberapa kali saja dalam suatu plot alur cerita.
    Teknik ini tidak boleh digunakan terlalu banyak dan berulang-ulang sehingga mendominasi dalam suatu babak cerita, namun hanya sebagai aksen pelengkap saja, supaya gambar yang dihasilkan itu lebih menarik dan terkesan dramatic.

  • Teknik Top Agle lebih menarik lagi hasilnya jika dipandu dengan teknik Moving Camera. Misalkan penerapan scene pada pengdegan kejar-kejaran 3 buah pesawat tempur yang saling naik dan turun dalam view antar pesawat, ketika pesawat tertembak sayapnya maka pesawat berputar-putar jatuh ke bawah, saat itulah pengambilan gambar Top Angle dilakukan dengan view penerbang yang berteriak ketakutan dan bumi secara bergantian seperti adegan dalam film “TOP GUN” atau “IRON EAGLE”.

  • Pengadegan yang menunjukkan pemakaian TOP ANGLE dalam beberapa frame pada saat melakukan shooting di lapangan, baik shooting dalam ruangan (INT) maupun di luar ruangan (EXT) *

BACA JUGA:   Amanda Manopo Ternyata Berstatus Janda, Pernah Nikah di Umur 18 Tahun

2. High Angle

Facebook Comments
Pages ( 2 of 7 ): « Back1 2 34567Next »

Berikan Ulasan Di sini