Kucing Tertua di Dunia Mati di Usia ke-32 Tahun Meski Tidak Dicatat dalam Guinness World Record

Kucing Tertua di Dunia Mati di Usia ke-32 Tahun, Meski Tidak Dicatat dalam Guinness World Record

Seekor kucing tertua yang sebelumnya masih hidup baru saja dikabarkan tewas.

Kucing tersebut bernama Rubble yang diyakini sebagai kucing tertua di dunia yang berasal dari wilayah Exeter, Inggris.

Rubble merupakan seekor pejantan yang menjadi kucing tertua di dunia pada Mei 2020 ketika ia mencapai usia ke-32.

Kematian kucing berjenis Maine Coon berwarna oranye dan putih itu telah membuat sang pemiliknya Michelle Foster berduka.

Menurut Michelle, kucingnya itu tidak memiliki masalah kesehatan tertentu. Michelle yang tidak memiliki anak telah memanjakan Rubble seolah-olah dia adalah anaknya.

Michelle Foster mendapatkan Rubble sebagai hadiah ulang tahunnya pada Mei 1988.

Meski disebut-sebut sebagai kucing tertua di dunia, namun Michelle mengatakan ia tidak pernah mengajukan kucing tersebut ke Guinness World Record karena itu tidak menarik.

“Saya hanya ingin menghabiskan waktu bersamanya ketika dia tumbuh dewasa,” kata Michelle Foster yang dikutip dari RRI oleh Pikiranrakyat-bekasi.com sebagaimana dilansir dari tmz.com pada Sabtu, 4 Juli 2020.

Rubble mengalahkan rekor kucing hidup tertua sebelumnya yang dipegang oleh Scooter, kucing siam yang berasal dari Texas.

Scooter dinobatkan sebagai pemecah rekor pada usia 30 tahun oleh Guinness Book of World Record sebelum kucing itu mati pada 2016.

Namun usia Rubble masih kalah oleh dua kucing sebelumnya yakni Nutmeg, kucing berasal dari Tyneside, Inggris, yang mati pada usia ke-32 pada September 2017.

Sedangkan kucing tertua sepanjang masa menurut catatan dipegang seekor kucing bernama Creme Puff yang meninggal pada 6 Agustus 2005 pada usia 38 tahun 3 hari.

Berikan Ulasan Di sini