Anggota DPR Tolak Divaksin, Ribka Mending Jual Mobil Untuk Bayar Denda

Anggota DPR Tolak Divaksin, Ribka: Mending Jual Mobil Untuk

Berkaca dari pengalamannya ketika menjabat ketua komisi IX pada periode 2009-2014, Ribka mengatakan sejumlah kasus justru muncul usai diberikan vaksin.

“Ini saya omong lagi nih di rapat ini ya, vaksin untuk antipolio malah lumpuh layu di Sukabumi, terus antikaki gajah di Majalaya mati 12 (orang), karena di India ditolak, di Afrika ditolak, masuk di Indonesia dengan 1,3 triliun waktu saya ketua komisi, saya ingat betul itu, jangan main-main vaksin ini,” ujarnya.

“Saya pertama yang bilang saya menolak vaksin, kalau dipaksa pelanggaran HAM. Nggak boleh maksa begitu,” imbuhnya.

Dia mencurigai ujung dari pengadaan vaksin itu adalah untuk kepentingan dagang. Ribka mengingatkan kembali bahwa negara tidak boleh berbisnis dengan rakyat.

BACA JUGA:   15 Warga Sidoarjo Positif Usai Nekat Buka Peti Jenazah Corona

“Dari Maret lalu saya sudah ngomong dalam rapat ini begitu Covid ini ujung-ujungnya jualan obat, jualan vaksin.

Habis ini karena sekarang udah bukan masanya APD, nanti habis ini obat ramai, habis obat nah ini kan jago ekonomi nih menterinya nah ayo wamennya BUMN pasti ditarok buat begitu dah, abis ini stunting, udah tau nih, udah dipola kaya begitu kesehatannya nih untuk dagang,” kata dia. (*)

Artikel Rujukan https://www.harianhaluan.com/news/detail/118363/anak-buah-megawati-di-dpr-tolak-divaksin-ribka-mending-jual-mobil-buat-bayar-denda?

Pages ( 2 of 2 ): « Sebelumnya1 2

Apa Komentar Anda