Awas Jangan Spoiler, Inilah Pengaruh dan Dendanya, Penjara!

Spoiler adalah salah satu jenis pembajakan karya. Secara hukum, spoiler bisa mendapat ancaman penjara maupun denda.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta Pasal 113 disebutkan bahwa seseorang yang mendistribusikan film/karya untuk mendapatkan keuntungan ekonomi dikategorikan dalam pembajakan dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan / atau denda paling banyak Rp 4 miliar.

Panduan Spoiler

Dihimpun dari Wired dan The Spectrum, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjadi penikmat karya yang baik dan menyikapi spoiler, yaitu:

Jangan jadi pengganggu

Hal ini juga berlaku untuk skala yang lebih sempit, seperti dalam lingkar pertemanan Anda. Jika mengetahui teman sedang membaca Harry Potter untuk pertama kalinya, jangan beri tahu mereka apa yang akan terjadi pada buku kedua dan seterusnya atau sekonyong-konyong membeberkan siapa saja karakter yang bakal mati.

Bukannya membuat Anda terlihat memiliki wawasan yang luas dalam karya, hal ini justru bisa membuat Anda dicap sebagai pengganggu.

Jangan berharap tidak kena spoiler

Berharap untuk dijauhkan dari spoiler, apalagi di era informasi seperti saat ini, tampaknya agak berlebihan, terutama untuk karya yang sudah terbit berbulan-bulan atau bertahun-tahun lamanya. Sadarilah bahwa Anda memang telanjur telat untuk menikmati karya tertentu.

BACA JUGA:   BEGINILAH Nasib Sechah Sagran Cerai Dari Raul Lemos Yang Nikahi KD, Kini Suaminya Bule Tampan, Makin Modis

Meski begitu, Anda bisa menghindari spoiler dengan tidak mengulik informasi lebih dalam terkait karya yang sedang Anda nikmati.

Jangan baca artikel terkait karya tertentu

Jika Anda sendang menikmati suatu karya dan tidak ingin diganggu spoiler, cobalah menghindari membaca artikel tentang karya tersebut. Jangan juga terlalu sering mengintip laman fanbase karya tertentu.

Menunggu

Cobalah untuk menunggu selama beberapa minggu sebelum mendiskusikan plot krusial di dalam film atau acara TV dengan teman Anda.

Biarkan orang lain mengalaminya sendiri

Jika ending atau plot twist suatu cerita sukses membuat Anda terkejut, biarkan orang lain merasakan seperti yang Anda rasakan.

Singkatnya, jangan bocorkan poin penting dalam cerita kepada teman atau orang yang belum, hendak, atau sedang menikmati karya tersebut. Oleh Husen Mulachela

 5,556 total views

Leave a Reply

Your email address will not be published.