Bayi Perempuan Dibuang

Anjing Menggonggong Seperti Memberitahu, Warga Temukan Bayi Perempuan Dibuang Seperti Baru Dilahirkan

Warga Kampung Rawa Gemulau Kenagarian Simpang Lama Inderapura Kecamatan Pancung Soal Kabupaten Pesisir Selatan sempat digemparkan dengan penemuan seorang bayi berjenis kelamin perempuan tanpa pakaian Minggu (09/01/2022) sekira pukul 04.00 Wib.

Kapolsek Pancung Soal AKP Dedy Arma melalui Wakapolsek Iptu

Darmawangsa begitu mendapat informasi langsung turun ke lapangan bersama Kanit Intelkam AIPDA Hamdani dan Babhinkamtibmas AIPDA Yusuf untuk melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara).

Peristiwa yang sempat menghebohkan warga sekitar berawal ketika di teras depan rumah keluarga Marlis Candra panggilan Saih Buyung di Kampung Rawa Gemulau Kenagarian Simpang Lama Inderapura mendengar anjing menggonggong Minggu 9 Januari 2022 pada dini hari sekira pukul 03.00 Wib.

Setelah mendengar gonggongan anjing peliharaannya tersebut istrinya yang bernama Nurilas bangun dan merasa curiga. Karena hari masih gelap, Nurilas membangunkan anaknya yang bernama Lidia ingin melihat keluar rumah.

Sesampai Nurilas dan anaknya dipintu depan rumah dan membukanya lansung melihat seorang anak bayi tanpa pakaian dengan posisi terlentang berjenis kelamin perempuan.

Kemudian Nurilas dan anaknya membawa sang bayi kedalam rumah dan memberikan pakaian atau di bedung dan memberitahukan kepada suaminya selanjutnya diberi susu.

Wakapolsek IPTU Darmawangsa yang mendapatkan informasi dari pemerintah nagari dan pihak kecamatan mendatangi bersama kerumah keluarga penemu bayi.

Menurut keterangan Wakapolsek, kami bersama – sama kemudian membawa anak tersebut ke Puskesmas Inderapura untuk di lakukan

visum luar dan dari hasil kordinasi dengan pihak Puskesmas Indrapura bayi dalam keadaan sehat dan tidak ada di temukan tanda-tanda kekerasan di tubuh sang bayi.

“Untuk sementara bayi perempuan tersebut di rawat di Puskesmas Inderapura menunggu konfirmasi selanjutnya dengan Pihak Dinas Sosial Kabupaten Pessel,” tambahnya.

Namun keterangan keluarga penemu bayi juga berkeinginan untuk merawat dan memelihara bayi dimaksud akan tetapi kami jelaskan kepada pihak keluarga untuk berkoordinasi dulu dengan pihak Dinsos karena untuk hak asuh tentulah ada ketentuannya, akhirnya Alhamdulillah keluarga memahami.

Kami sangat berterima kasih sekali kepada keluarga penemu bayi, karena cepat mengambil tindakan, tentu akan mengakibatkan tidak baik kalau lama diluar apalagi malam hari cuaca dingin, serta ke ikhlasannya untuk memelihara dan merawat bayi dimaksud.

Terkait siapa si pemilik bayi pasti kami lakukan penyelidikan apa modus sampai menelantarkan bayi tersebut dan kami menghimbau kalau ada informasi yang berhubungan dengan kejadian ini silahkan hubungi kami atau datang ke Polsek Pancung Soal untuk proses selanjutnya,” katanya seperti dikutip dari Tribrata News Sumbar. (Sabanakaba.01)

 3,040 total views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *