8. Ikan yang mengandung merkuri
Beberapa jenis ikan yang dilarang untuk dikonsumsi ibu hamil antara lain ikan hiu dan ikan todak (swordfish).
Selain itu, konsumsi ikan tuna sebaiknya dibatasi. Konsumsi ikan tuna berisiko tinggi mengandung merkuri yang dapat mengganggu perkembangan sistem saraf pada janin.
Membatasi asupan ikan pada ibu hamil, termasuk ikan salmon dan ikan laut lainnya, wajib dilakukan mengingat adanya risiko polutan dioksin dan polychlorinated biphenyls (PCBs).
Sebaiknya tidak mengonsumsi ikan laut melebihi dua porsi sedang per minggu.
9. Hati
Organ hati sering dijadikan bagian dari menu pada makanan pendamping aSI (MPaSI) pada bayi di atas enam bulan. Namun, konsumsi organ hati sebaiknya dihindari ibu hamil, termasuk jenis makanan lain yang mengandung hati. Kandungan vitamin a yang terlalu tinggi pada organ hati justru berisiko mengganggu kesehatan janin dalam kandungan.
10. Produk susu tanpa pasteurisasi
Produk susu merupakan makanan bernutrisi yang sangat dibutuhkan ibu hamil. Hanya saja, produk susu atau keju tanpa proses pasteurisasi sebaiknya dihindari.
Sumber makanan jenis ini dapat memicu keracunan makanan. Ada pula risiko bakteri listeria yang dapat menyebabkan infeksi kehamilan terkandung di dalam susu tanpa pasteurisasi.
Nah, sebaiknya Ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi brokoli yang sangat bermanfaat bagi tubuh karena kandungan zat besinya yang tinggi.
Konsumsi telur dengan kandungan protein dan vitamin D juga akan memberi kebaikan bagi janin, dan Ibu juga dapat mengonsumsi salmon yang kaya akan kandungan omega-3 untuk perkembangan janin.
![]()