Isu Kepala Sekolah di Pesisir Selatan Selingkuh dengan Polisi Kembali Mencuat, Ini Respon Disdik

Pesisir Selatan – Isu perselingkuhan salah seorang Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Koto Pulai Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) kembali mencuat.

Narasi yang berkembang di masyarakat setempat dan media sosial menyebutkan, bahwa kepala sekolah perempuan inisial L berstatus janda tersebut diduga selingkuh dengan seorang anggota polisi inisial I.

Isu perselingkuhan itu mengemuka setelah beredar foto dan video L dan I saat berdua. Salah satunya video saat mereka bernyanyi karaoke. Keduanya terlihat mesra saat berduet membawakan lagu dangdut di sebuah ruangan.

Dinas Pendidikan (Disdik) Pesisir Selatan ternyata telah menerima informasi tersebut. Bahkan, Disdik Pessel juga mengantongi foto dan video kebersamaan L dan I.

“Iya kami telah menerima laporan dan informasi terkait isu yang beredar. Yang bersangkutan (L) juga telah beberapa kali dipanggil,” kata Kepala Bidang Pembinaan SD Disdik Pessel, Lendra, dikonfirmasi Sumbarkita, Selasa (19/12).

Lendra menjelaskan, L dipanggil untuk dimintai keterangan atau klarifikasi terkait foto dan video yang beredar tersebut. Pihaknya juga telah mendatangi sekolah tempat L bertugas untuk mengumpulkan keterangan lainnya.

BACA JUGA:   Pulang Kerja Disambut Istri Dengan Hidangan Lezat, Pria Ini Kaget Liat Status WA Istri

“Kalau tidak salah sejak tahun 2022 sudah dipanggil, namun yang bersangkutan membantah isu perselingkuhan tersebut,” ujar Lendra.

Disdik Pessel, kata Lendra, kesulitan untuk membuktikan isu perselingkuhan tersebut. Sehingga, sejauh ini belum ada sanksi yang diberikan kepada yang bersangkutan.

“Sesuai ketentuan yang berlaku, sanksi baru bisa diberikan apabila telah diperoleh bukti yang kuat bahwa yang bersangkutan melakukan pelanggaran aturan,” imbuhnya.

Terkait apakah keduanya telah menikah siri, pihak Disdik Pessel tak mau berspekulasi soal tersebut.

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *