Yatim Piatu Rawat Adik Yang Lumpuh

Yatim Piatu Ini Rela Jadi Buruh Untuk Hidupi Adik Yang Lumpuh

Bantu selamatkan siswa yatim dan dhuafa dari putus sekolah

“Ayah dan Ibu udah meninggal, sekarang Qiesya tinggal sama Nenek. Qiesya kerja jadi buruh biar Adek sama Nenek bisa makan ” Ucap Qiesya lirih

Tak terbayang bagaimana kesedihan yang sedang Qiesya simpan, di usia yang masih sangat belia Ia harus menjadi sosok pengganti orang tua untuk Adiknya yang mengalami kelumpuhan.

Ibu Qiesya meninggal dunia saat melahirkan Adiknya, sang Ayah juga pergi meninggalkan Qiesya dan Adiknya karena sakit. Kini mereka tinggal bersama Nenek yang bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan 25 ribu per hari.

Melihat kondisi Nenek yang sudah sangat sangat renta, Qiesya melakukan semua pekerjaan seperti mencuci, masak, beres-beres rumah Ia bahkan rela jadi pembantu rumah tangga agar bisa terus sekolah dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

BACA JUGA:   10 Tips dalam Bernegosiasi Biaya Tarif Jasa Video Shooting

Wajahnya begitu polos, Ia berikan kasih sayang untuk Adik tercintanya, namun mereka tidak bisa merasakan lagi kasih sayang dari kedua orang tua untuk selama-lamanya.

“Kak, Aku rindu Ayah dan Ibu, Aku berdoa agar Ayah dan Ibu bisa kembali disamping kami, tapi itu tidak akan pernah terjadi. Kak, doakan Qiesya kuat agar bisa terus bertahan hidup dan kelak bisa menjadi orang sukses”

#PejuangKebaikan itulah kisah Qiesya, yatim piatu yang banting tulang untuk tetap sekolah dan menghidupi Adiknya. Besar harapan kami agar para dermawan mau menemani perjuangan Qiesya agar kelak bisa menjadi orang yang sukses.

 78 total views,  1 views today

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Pages ( 1 of 2 ): 1 2Next »

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *