Nenek Menangis di Jalan Usai Ditipu Pakai Uang Palsu

Ironis dan Memilukan! Seorang Nenek Menangis di Jalan Usai Ditipu Pakai Uang Palsu

sebuah cerita pilu tentang seorang nenek yang menjadi korban penipuan uang palsu beredar di jejaring media sosial. Cerita itu pun viral.

Cerita tersebut dibagikan oleh akun Facebook Fitriyani Susanti. Dalam cerita tersebut, dia membagikan cerita tentang seorang nenek bernama Siti Hawa yang telah berusia 80 tahun.

Akun tersebut bercerita bahwa nenek tersebut menjadi korban penipuan uang palsu. Dia ditemukan di jalan tepat di lampu merah di daerah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat.

Cerita nenek ditipu. (Facebook/Fitriyani Susanti)

Berdasarkan akun tersebut, nenek itu ditipu oleh orang. Modus orang tersebut ingin memberikan nenek itu beras. Orang tersebut pun menyuruh nenek untuk naik ke atas motor.

BACA JUGA:   10 Tips for taking pictures from professional photographers

“Nama nenek ini adalah Siti Hawa (80), tadi kami menemukannya di jalan pas di lampu merah Koramil-Dompu.

Nenek ini ceritanya ditipu oleh orang, jadi orang yang menipu ini bermodus kalau dia ingin memberikan nenek ini beras dan menyuruh nenek ini untuk naik ke atas motornya.” tulis akun tersebut, dikutip Suara.com

Tiba di pertengahan jalan, nenek tersebut diturunkan dan dibawa ke lampu merah. Orang tersebut malah mengambil uang nenek itu dan menggantikannya dengan uang palsu.

“Tapi, di pertengahan jalan beliau diturunin dan diselamatin oleh orang dan dibawalah ke lampu merah koramil.

Alhasil, bukannya malah memberi namun orang tersebut mengambil yang nenek itu dan menggantikannya dengan uang palsu seperti yang saya pegang,” lanjutnya.

BACA JUGA:   Cara Cepat Kaya Ala Manda

Setelah mengetahui dirinya ditipu, nenek itu pun menangis karena kehilangan uangnya. Nenek tersebut pun akhirnya dibawa ke rumahnya yang berada di Kelurahan Simpasai.

Sesampai di rumah nenek tersebut, akun tersebut menceritakan kondisi rumah sang nenek.

 775 total views,  2 views today

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *