Kenapa yang rajin Ibadah tetap miskin, Tapi yang Sering Maksiat Malah Lebih Kaya

Heboh! Inilah 50 Jenis Pekerjaan Haram, Apakah Pekerjaanmu Termasuk?

Heboh 50 Jenis Pekerjaan Haram, Apakah Pekerjaanmu Termasuk, Ini Daftarnya

Jagat media sosial diramaikan dengan unggahan seseorang yang menjabarkan 50 jenis pekerjaan yang dianggap haram. Dalam foto yang beredar, tertera daftar tersebut dituliskan oleh seseorang bernama Abu Yahya Al Bustamy.

“Beberapa daftar pekerjaan yang haram namun banyak yang menggeluti karena dianggap halal,” tulis judul daftar tersebut, yang diunggah ulang oleh pengguna Twitter @narkosun.

Dalam daftar tersebut beberapa pekerjaan yang disebut haram antara lain penyanyi, pegawai bank, jasa penukaran uang, asuransi, koperasi simpan pinjam, fotografer, pegawai pajak, karyawan pabrik rokok, dan sebagainya.

Berikut ini daftar pekerjaan yang disebut haram dalam unggahan tersebut:

  1. Penyanyi yang Vulgar
  2. Artis yang Seronok
  3. Pelawak yang menghalalkan segala cara menghina dan mencaci sesama
  4. Penari yang menebarkan aura syahwatnya
  5. Modeling yang menonjolkan bentuk dan kemolekan tubuh
  6. Pramugari wanita yang membuka auratnya
  7. Pegawai bank (manajer, teller, satpam sampai office boy)
  8. Pemain musik yang masuk katagori alat musiknya ‘terlarang (petik gesek dan tiup)’
  9. Pembuat alat-alat musik yang terlarang
  10. Penjual alat-alat musik
  11. Penjual kue cake ulang tahun
  12. Penjual petasan/kembang api
  13. Penjual wig rambut palsu
  14. Penjual majalah/tabloid porno
  15. Penjual CD/kaset musik yang melalaikan,
  16. Penjual barang black market, yang ilegal
  17. Penjual barang palsu (bajakan)
  18. Jasa penukaran uang Money Changer yang menukar uangnya terlalu jauh selisihnya
  19. Asuransi, yang bersifat gamling … cek penjelasan MUI
  20. Sales mobil/motor/elektronik
  21. Penjual pakaian yang membuka aurat (perlu ditinjau customer/kehati-hatian)
  22. Leasing / Finance
  23. Koperasi simpan pinjam
  24. MLM (Multi Level Marketing)
  25. Tukang pijat (jika yang dipijat bukan mahrom)
  26. Salon kecantikan (Perlu ditinjau customer/kehati-hatian)
  27. Tukang rias / make up pengantin
  28. Instruktur senam aerobik
  29. Pelatih (perlu ditinjau jenis pekerjaannya)
  30. Online shop dengan sistem dropship.
  31. Karyawan dan security pub/diskotik
  32. Karyawan dan security tempat lokalisasi
  33. Karyawan dan security tempat karaoke
  34. Atlet binaraga dan balet
  35. Penjual rokok
  36. Karyawan pabrik rokok
  37. Fotografer (Perlu ditinjau customer dan tujuannya)
  38. Debt collector (Penagih Hutang)
  39. Tukang pembuat tatto
  40. Peramal / Ahli Nujum
  41. Pegawai / Pemungut pajak,
  42. Guru filsafat
  43. Pengamen yang malas-malasan
  44. Debus
  45. Tukang sulap
  46. Menjadi waria
  47. Pembuat/penjual boneka atau patung
  48. Pelukis
  49. Dan masih banyak lagi.

Abu Yahya Al Bustamy tidak menjelaskan secara rinci mengapa pekerjaan tersebut dianggap haram. Namun, dia memberi saran agar mereka yang menggeluti pekerjaan itu agar bertaubat dan resign.


“Kemudian hijrah mencari pekerjaan lain yang lebih halal dan berkah, insya Allah jika kita berniat dan bersungguh-sungguh berusaha dan meninggalkan karena Allah maka Allah juga akan ganti yang lebih baik,” tulis postingan itu.

Unggahan tersebut langsung ramai menjadi perdebatan warganet. Sebagian besar tak sependapat dengan unggahan tersebut. Postingan itu telah mendapatkan lebih dari empat ribu komentar.

“Pertanyaan gw simple , nomor 18. Jasa penukaran uang seperti apa yang halal? kalau semua haram? ketika yang nulis berangkat umroh atau haji? apakah di sana belanja pakai Rupiah? Kemudian jika jasanya saja haram, lalu produk jasanya? terus penggunaannya?” ujar seorang warganet.


“Pemerintah dah banting tulang biar ekonomi rakyat berkembang, ada aja orang yang namanya pake Abu malah mematikan ekonomi ummat. Lhadalah. Mbokya kalo memang haram kasih pekerjaan yg halal. Bisanya cuma teriak haram tp gak punya solusi,” kata warganet lainnya.

Sumber : viva.co.id

 299 total views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *