Polisi Yang Dikira Tewas Saat Tsunami Aceh 2004, Masih Hidup dan Kini Di RSJ

KUASA ALLAH, Polisi Yang Dikira Tewas Saat Tsunami Aceh 2004, Masih Hidup dan Kini Di RSJ

26 Desember 2004, gempa bumi berkekuatan 9,3 Skala Richter, atau ada yang mengatakan 8,9 Skala Ritcher di Samudra Hindia terjadi.

Gempa dahsyat tersebut kemudian disusul oleh gelombang tsunami besar yang menyapu daratan Aceh dan 13 negara lain.

Tsunami tersebut tingginya mencapai 30 meter (100 kaki), menewaskan sedikitnya 280.000 jiwa di 14 negara. Di Indonesia sendiri, jumlah korban mencapai 220 ribu orang.

Dari 220 ribu orang tersebut, orang-orang mengira bahwa Bharaka Asep, anggota Poskotis Brimob Peukan Banda Aceh, termasuk salah satunya.

Anggapan itu bertahan selama 17 tahun, hingga akhirnya, 17 Maret 2021, Asep ditemukan masih hidup dan sehat walafiat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Zaenal Abidin, Banda Aceh.

Asep ditemukan masih hidup di RSJ Banda Aceh. (Ist)

Adalah seorang polisi bernama Iswan Atlas, yang menemukan keberadaan Asep

“Assallamualaikum selamat siang Rekan2 Atlas 351 Nusantara, pada hari ini Rabu 17 Maret 2021 Pukul 10.30 bertempat Rumah Sakit Jiwa Zaenal Abidin Banda Aceh Saya Bripka Indra S Anggota Polda Subdit Kamneg DIT IK Polda Telah melakukan Pengecekan dan koordinasi ke Pihak RSJ Banda terhadap Pasien Yg di duga Anggota Resimen II Pelopor Anggkatan 351 99/00 yang hilang pasca Tsunami 2004 an BHARAKA ASEP(Poskotis Brimob Peukan Bada Bada Aceh),” tulisnya.

Belum diketahui bagaimana Asep bisa selamat dan bertahan dari tsunami 2004 silam. Juga belum diketahui bagaimana ia bisa berakhir di rumah sakit jiwa.

Namun, sejumlah polisi yang bertemu dengannya yakin bahwa dia memang Asep si anggota Brimob, meskipun ia tak lagi bisa diajak bicara.

“Berdasarkan Ciri Fisik dan tanda khusus pada pasien 99% adalah Rekan Kita Atlas 351 asal Kesatuan Resimen 1 Kedung Halang Bogor.. Terima kasih Doa rekan rekan dan selanjut nya silahkan hub kelurga ASEP nnt koordinasi dengan Saya.. Syukran Jazilan,” lanjut keterangan tertulis dari Iswan.

Dalam video dan foto-foto yang beredar, Asep terlihat jauh lebih tua dibanding penampilan terakhirnya saat hilang 17 tahun silam.

Ia memakai baju serbamerah, khas pakaian para pasien rumah sakit jiwa tersebut.

Asep ditemukan masih hidup di RSJ Banda Aceh. (Ist)

Saat diajak bicara dan direkam, Asep hanya melongo. Ia tidak mengatakan apa-apa kecuali hanya menatap kamera.

Bahkan ketika seorang pria berbaju putih memperkenalkan dirinya dan berbicara ke arah kamera, Asep tetap diam.

“Nih leting kita 351 alhamdulillah ditemukan,” kata pria tersebut.

Asep ditemukan masih hidup di RSJ Banda Aceh. (Ist)

Indozone masih menghubungi Polda Aceh untuk mengonfirmasi hal ini. Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy belum menerima panggilan dari Indozone

 21 total views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *