Korban Selamat Pesawat Jatuh Cerita Detik-Detik Mengerikan

Korban Selamat Pesawat Jatuh Cerita Detik-detik Mengerikan

Dua orang berhasil selamat dari kecelakaan pesawat yang terjadi di Pakistan Jumat sore waktu setempat (22/5). Meski kecelakaan itu menewaskan 97 orang. Pesawat Pakistan International Airlines (PIA) jatuh di antara rumah setelah terjadi kegagalan mesin pada kedua mesin pesawat saat mendekati bandara Karachi, ungkap maskapai PIA seperti dikutip AFP, Sabtu (23/5)

Saat melakukan pendaratan darurat, sayap pesawat mengiris atap, lalu kemudian menimbulkan kobaran api dan gumpalan asap ke udara saat menabrak jalan. Kejadian ini kemudian memicu operasi penyelamatan yang berlangsung hingga malam hari.

Informasi saat kecelakaan terjadi kemudian diperoleh dari salah seorang penumpang yang berhasil selamat dari malapetaka tersebut. Ia berhasil melompat dari puing-puing pesawat yang terbakar setelah meluncur ke lingkungan perumahan.

“Setelah pesawat menabrak dan saya sadar kembali, saya melihat api di mana-mana dan tidak ada yang terlihat,” ungkap Mohammad Zubair, 24, dari ranjang rumah sakit dalam sebuah klip video yang beredar di media sosial.

BACA JUGA:   Kata KPK soal Jarang Periksa Eks Mensos Juliari: Biar Saja Kalau Tak Mengaku | Liputan6

“Ada tangisan anak-anak, orang dewasa dan orangtua. Tangisan itu ada di mana-mana dan semua orang berusaha untuk bertahan hidup. Saya kemudian membuka kancing sabuk pengaman dan melihat cahaya dan mencoba berjalan ke arah itu. Lalu melompat keluar,” lanjut Zubair.

Zubair menderita luka bakar tetapi dalam kondisi stabil, kata seorang pejabat kementerian kesehatan. Seorang penumpang lainnya yang ditemukan selamat adalah Presiden Bank of Punjab, Zafar Masud.

Kementerian kesehatan untuk provinsi Sindh, di kota pelabuhan selatan Karachi berada, mengkonfirmasi bahwa terdapat 97 mayat yang ditemukan dari lokasi kecelakaan pesawat berada. Setidaknya 19 telah diidentifikasi sejauh ini, sementara tes DNA sedang dilakukan di Universitas Karachi untuk membantu mengenali para korban. Terkait hal tersebut, rumah sakit setempat sebelumnya melaporkan telah menemukan mayat penumpang yang meninggal di jalan.

BACA JUGA:   Viral, Kakek ini Menabung Sekarung Uang ke Bank

Bencana itu terjadi ketika rakyat Pakistan bersiap untuk merayakan akhir bulan puasa Ramadhan dan awal Idul Fitri, dengan banyak bepergian ke rumah mereka di kota dan desa. Sebagai tambahan, penerbangan komersial di negara itu baru saja kembali beroperasi beberapa hari lalu jelang liburan Muslim Idul Fitri setelah regulasi lockdown & dilarang terbang karena pandemi coronavirus.

Panggilan Darurat & Keterangan Maskapai

Seorang juru bicara PIA mengatakan kontrol lalu lintas udara kehilangan kontak dengan pesawat yang melakukan perjalanan dari Lahore ke Karachi tepat setelah 14:30 (0930 GMT).

Pilot membuat panggilan darurat setelah mengumumkan “kami telah mengalami kerusakan mesin”, menurut rekaman audio yang dikonfirmasi oleh maskapai.

BACA JUGA:   Tiga ABK Indonesia yang Jasadnya Dibuang ke Laut Usianya Masih Muda, Lulusan Sekolah Pelayaran

Kepala eksekutif PIA Arshad Mahmood Malik kemudian menggambarkan Airbus A320 sebagai salah satu pesawat teraman. “Secara teknis, secara operasional semuanya sudah ada,” katanya, menjanjikan penyelidikan.

Menteri Penerbangan Ghulam Sarwar Khan mengatakan kapten, Sajjad Gull, telah diakui oleh maskapai sebagai pilot senior A320 dengan pengalaman penerbangan yang luas.

Pesawat pertama kali memasuki layanan pada tahun 2004 dan diakuisisi oleh PIA satu dekade kemudian dan telah mencatat sekitar 47.100 jam penerbangan, kata Airbus dalam sebuah pernyataan.

Saksi Mata

Warga setempat adalah orang pertama yang menyaring puing-puing hangus dan terpuntir berserakan untuk mencari korban selamat, dengan saksi melaporkan tangisan seorang pria tergantung dari pintu keluar darurat pesawat.  Sadfraz Ahmed, seorang …

 12,562 total views,  1 views today

Pages ( 1 of 2 ): 1 2Seterusnya »

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *