Geger Penemuan Mayat Pemulung di Tempat Pengepul Barang Bekas Cilegon - Tribunnews com

Geger Penemuan Mayat Pemulung di Tempat Pengepul Barang Bekas Cilegon

Sugianto (60), ditemukan tewas saat tidur di tempat pengepul barang bekas di Lingkungan Barokah, RT 02 RW 13, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Banten, Rabu (20/1/2021).

Pemilik lapak barang bekas yang juga saksi mata, Subarjo (65) menceritakan dirinya menemukan korban Sugianto dalam keadaan tidak bernyawa di tumpukkan botol plastik.

Ia menceritakan kronologi kejadian.

Awalnya, korban yang sehari-hari menjadi pemulung itu datang untuk menjual sejumlah barang bekas ke lapak miliknya pada Selasa (19/1/2021) sekitar pukul 17.30 WIB.

Saat itu, kondisi tengah turun hujan deras dan mati listrik.

Korban meminta izin untuk beristirahat di lapak barang bekas miliknya.

“Waktu itu hujan dan juga mati lampu, jadi yang bersangkutan meminta izin untuk tidur di tempat tumpukan barang bekas milik saya,” kata saksi Subarjo saat ditemui di lokasi.

BACA JUGA:   Tagih Utang Rp70 Juta Malah Dipolisikan, Ini Cara Nagih Bebas Jerat Hukum

Lantas, ia mengizinkan korban untuk tidur di tempatnya.

Namun, keesokan harinya, Subarjo mengaku kaget karena tubuh kakek 60 tahun itu terbujur kaku dan tak merespons saat dibangunkan dari tidurnya.

Lalu kejadian itu ke anggota Bhabinkamtibmas setempat.

“Saya coba bangunkan akan tetapi tidak bangun-bangun, pas dilihat sudah dingin semuanya,” katanya.

Kejadian ini dalam penyelidikan Polsek Cilegon Polres Cilegon.

Petugas kepolisian dengan seragam APD lengkap juga telah mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit terdekat.

Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP.

Untuk sementara, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasa pada tubuh korban.

Artikel ini telah tayang di Tribunbanten.com dengan judul Datang saat Hujan dan Mati Lampu, Kakek 60 Tahun di Cilegon Meninggal saat Tidur di Barang Bekas

BACA JUGA:   PT Antam Kalah Sidang, Pengusaha Surabaya Menang Gugatan 1,1 Ton Emas

Editor: Eko Sutriyanto

Apa Komentar Anda