Keluarga di Sumbar Ini Tinggal di Rumah Berdinding Terpal Lusuh dan Beratap Rumbia Bocor copy

Miris, Keluarga di Sumbar Ini Tinggal di Rumah Berdinding Terpal Lusuh dan Beratap Rumbia Bocor

Sungguh miris kondisi yang dialami oleh pasangan suami istri Ayu dan Sarwono, warga Jorong Kartini, Nagari Kiawai, Kabupaten Pasaman Barat. Betapa tidak, akibat kendala ekonomi mereka dan 2 anaknya terpaksa tinggal di rumah yang tak layak huni.

Berukuran hanya 3×4 meter, rumah yang beratapkan rumbia, berdindingkan terpal, dan berlantaikan batang pinang yang dibelah tersebut hanya ada satu ruangan.

Staff ACT Pasaman Barat Agusriadi mengatakan, kondisi memprihatikan keluarga tersebut terungkap setelah pihaknya mendapat informasi dari relawan.

“Sebelumnya kita mendapatkan informasi dari relawan. Ketika kita kunjungi, kondisinya sangat memprihatinkan,” ujar Agus kepada sumbarkita.id, Selasa (9/11/2021).

Agus menceritakan, kebetulan saat tim berkunjung ke rumah keluarga tersebut kondisi sedang hujan.

“Sedih melihatnya, air masuk ke rumah dari atap dan dinding yang bocor,’’ kata Agus.

Ia menyebutkan, atap rumah keluarga Ayu yang terbuat dari rumbia itu memang sudah lapuk dan bocor. Demikian pula dengan dinding rumah dari terpal tersebut. Keluarga ini sudah menempati rumah itu selama 2 tahun.

“Menurut cerita Ayu, setiap hujan lebat mereka terpaksa menumpang ke rumah tetangga atau keluarga lainnya karena rumah sudah banyak yang bocor.

Sementara semua barang disimpan di dalam rumah. Sering sekali kasur dan peralatan lainnya basah terkena hujan,” lanjutnya.

Suami Ayu bekerja sebagai buruh harian lepas di kebun sawit milik tetangga dengan penghasilan hanya bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga ini.


Sementara Ayu tidak dapat bekerja karena harus merawat anak-anak yang masih kecil.

“Dengan kondisi itu tentu mereka tidak mampu memperbaiki apalagi membangun rumah,” terang Agus.

Agus melanjutkan, saat mengunjungi keluarga Ayu, pihaknya sebenarnya merasa malu karena waktu itu hanya bisa membawa bantuan beras.

“Malu rasanya hanya bisa membawa beras saja. Maka dari itu kami berusaha mengumpulkan donasi untuk memperbaiki rumah keluarga kak Ayu” ujar Agus.

Pihaknya pun mengajak kita secara bersama-sama mengulurkan tangan membantu meringankan beban keluarga ini dengan memperbaiki rumah mereka.

Kirimkan kepedulian kita dengan donasi dan sedekah terbaik melalui :
Rekening Aksi Cepat Tanggap ACT
BSI ex BSM # 717 888 0076


Untuk informasi dan konfirmasi silahkan menghubungi nomor handphone 0811 6622 332. (hm/sk)

 5,311 total views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *