Sosok Anak ‘Buang’ Ibu Trimah Akhirnya Muncul, Klarifikasi Isi Surat dan Faktanya

MindaFilm.com – Kisah pilu Ibu Trimah (65) masih menjadi sorotan publik. Karena sebelumnya beredar kabar bahwa dirinya ‘dibuang’ ketiga anak kandungnya.

Kini sosok putra kedua bernama Deni muncul di hadapan publik. Ia menjelaskan alasan menitipkan ke panti jompo, serta kesalahpahaman dari isi surat yang viral.

Lantas terungkap fakta baru, bahwa ketiga buah hati Ibu Trimah tersebut berasal dari suami yang berbeda. Simak ulasan selengkapnya berikut ini, seperti dihimpun dari kanal YouTube tvOneNews, Jumat (5/11).

Menitipkan Atas Kesepakatan Keluarga Besar

Sudah cukup lama Ibu Trimah menantikan kehadiran anak-anaknya. Baik melalui telepon atau dijenguk ke Griya Lansia Husnul Khatimah, Wajak, Malang, Jawa Timur. Ia pun berkesempatan berbincang dengan putra keduanya.

“(terakhir kontak) hari Selasa yang lalu. Ya ada kangennya (mas Deni). ‘Den, dengar mamak Den. Sehat to. Anak-anak gimana? Yo syukurlah’,” kata Ibu Trimah.

Alasan kuat menitipkan Ibu Trimah ke panti jompo, sudah sesuai dengan kesepakatan bersama keluarga besar. Supaya selama stroke bisa mendapatkan perawatan yang baik.

“Kami memang bersepakat, bertiga dengan keluarga, adik Ibu Trimah pun menyetujui untuk Ibu Trimah dirawat di sana. Untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik,” ujar Deni.

Selain itu, karena kondisi keluarga yang masih belum berkecukupan untuk memenuhi kebutuhan.

“Karena kami tidak punya tempat tinggal yang tepat. Kedua, untuk biaya, perekonomian kami lagi sulit, begitulah faktanya,” sambung Deni.

Ibu Trimah Dianggap Tak Bisa Mandiri


Pemilihan lokasi cukup jauh dari sanak keluarga. Bukan berniat membuang, tapi memang karena keadaan.

Sudah mencari panti jompo yang terdekat, tak ada yang mau menerima. Hanya Griya Lansia Husnul Khatimah yang saat itu siap menampung.

“Kalau untuk penempatan di Malang, karena yayasan yang mau menerima keadaan Ibu Trimah yang sekarang ini. Kalau di tempat lain itu, sudah usaha cari yang terdekat. Tapi tidak ada yang bisa menerima,” ungkap Deni.

Hampir di semua yayasan menolak dengan alasan yang sama. Ibu Trimah dianggap tak bisa mandiri karena stroke dan menggunakan kursi roda.

“Karena keadaan Ibu Trimah yang sudah tidak bisa apa-apa. Syarat masuk yayasan itu, harus bisa mandiri, apa-apa bisa sendiri,” imbuhnya.

3 Anak dari Suami yang Berbeda


Terungkap fakta baru, bahwa Ibu Trimah telah menjalani biduk rumah tangga selama tiga kali.

Dari setiap suami yang meminangnya, Ibu Trimah memiliki seorang buah hati. Yang kini semuanya tinggal secara terpisah di kota-kota yang berbeda.

“Kalau saya anak kedua dari Ibu Trimah dari suami ketiga. Kalau saya total ada tiga saudara berbeda bapak semua. Saya di Jakarta, kakak saya di Bogor, adik di Pekalongan,” papar Deni.

Tiba-tiba Ibu Trimah menyeletuk mengaku nyaman tinggal di panti jompo tersebut. Ia memahami kondisi ketiga anaknya yang tengah terlilit perekonomian.

“Saya sudah enak, enggak mau pulang dulu. Masih betah di sini. Ya memang sejujurnya benar, keadaan semuanya benar. Karena dia masih nyampur sama mertua,” tukas Ibu Trimah.

Kebenaran di Balik Surat Ibu yang Dibuang

Fakta selanjutnya yang tak kalah mencengangkan. Surat yang sebelumnya viral beredar adalah salah satu syarat menitipkan Ibu Trimah ke yayasan.

“Itu termasuk persyaratan yang harus dilengkapi. Surat itu memang hasil dari Panti. Jadi kami dari anak hanya sekedar tanda tangan. Kami memang memahami surat itu,” ungkap Deni.

Selain itu, mengenai tanggung jawab kematian. Sudah ada perjanjian secara lisan yang disetujui, bahwa keluarga tetap terlibat mengurusi.


“Cuma sebelumnya ada perjanjian secara lisan. Di situ tertulis pihak anak menyerahkan sampai wafat. Dikiranya kita lepas tangan dan ditangguhkan ke yayasan. Padahal kalau Ibu Trimah wafat, nanti tetap kami ikut mengurus,” terangnya. Sumber : Merdeka.com
[kur]

 2,917 total views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *