Bill Gates Ditangkap FBI? Ini Fakta Sebenarnya

Rumor pemberitaan sebelumnya terkait penangkapan Bill Gates yang dituding demonstran telah menciptakan virus covid-19 ditangkap aparat FBI di

Banyak orang yang memanfaatkan situasi di tengah pandemi virus corona/Covid-19. Namun, banyak juga yang ditangkap akibat aksi ini.

Seperti baru-baru ini, pendiri Microsoft dikabarkan ditangkap polisi. Para pembuat teori konspirasi semakin yakin bahwa virus corona buatan manusia.

Baca Juga: Breaking News: FBI Tangkap Bill Gates, 1000 Pasukan Kepung Bunker Sains Seattle

Yang sering menjadi tertuduh pencipta virus ini adalah Bill Gates, pria paling kaya di seluruh jagat raya yang menjadi

pendiri dan pemilik Microsoft. Hanya gara-gara dalam pidatonya di 2015 Bill Gates memperingatkan bahwa risiko terbesar bagi umat manusia bukanlah perang nuklir, tetapi virus infeksi yang dapat mengancam kehidupan jutaan orang, pria super kaya ini dituduh menjadi pencipta virus corona. Seperti dikutip dari Bussines Insider (19/4/2020). hari ini, di mana mereka menyuruhnya keluar dengan tangan ke atas, dan untuk membawa obat Covid-19 bersamanya.

Penangkapan Gates merupakan tindak lanjut dari petunjuk yang diberikan oleh para ahli teori konspirasi Melbourne

yang telah melanggar aturan lockdown di negara bagian Victoria. Surat kabar tersebut juga menyatakan Gates telah bekerja sama dengan perusahaan farmasi yang telah bekerja

BACA JUGA:   5 Tips Mengatasi Jomblo Menahun Hingga Merasa Diri Tak Pantas Dicintai

Dengan ilmuan Orwellian di belakang jaringan teknologi seluler 5G. Isu penangkapan Gates sontak menjadi pembicaraan.

Namun, berita tersebut dibantah oleh otoritas Australia. The Betoota Advocate adalah situs berita satir di Australia yang mempublikasikan berita internasional, nasional, dan lokal.

Sebelumnya, para demonstran tersebut melakukan aksi di Gedung Parlemen Melbourne dengan meneriakkan “Tangkap Bill Gates!”

Sejatinya Bill Gates sempat menanggapi teori konspirasi yang mengarah pada dirinya. Ia mengatakan, tuduhan tersebut adalah ironi.

Apalagi, dia telah menginvestasikan miliaran dolar AS untuk mengatasi penyakit menular, termasuk yang menyebabkan pandemik.

Kita sedang berada di situasi yang gila. Jadi, pasti akan banyak gosip gila yang beredar. Saya akan mengatakan itu ironis jika Anda menuduh seseorang yang melakukan yang terbaik untuk dunia ujar Gates dikutip dari artikel di laman Cctvnews.com (12/04/20).

Kita perlu mencari siapakah konstruktor vaksin terbaik yang dapat membuat obat terbaik dan kita perlu melakukan itu tanpa hanya berfokus pada satu negara. Kita perlu membuatnya untuk seluruh dunia, termasuk negara yang tidak memiliki dana untuk membayar penelitian

vaksin atau pabrik pembuat vaksin,” lanjutnya. Menurut dia, tidak semua negara mampu membiayai penelitian tersebut atau pabrik pembuat vaksin. Untuk diketahui, Gates merupakan salah satu tokoh yang gencar dalam mencari obat untuk Covid-19.

BACA JUGA:   Istri Selingkuh dan Minta Cerai, Suami Murka Hancurkan Rumah Mewah di Ponorogo

Namun, hal ini justru mengundang debat jika Gates justru berada di balik penciptaan virus corona. Mark Suzman, kepala eksekutif Bill & Melinda Gates Foundation mengatakan, tuduhan itu tak berdasar cuma karena kemunculan video pidato Bill Gates tentang ancaman virus corona di masa depan. Dia kemudian menyebut jika isu ini sengaja diangkat kaum antivaksin.

Sangat menyedihkan, bahwa saat ini ada orang yang menyebarkan informasi yang salah ketika kita semua

Harus mencari cara untuk berkolaborasi dan menyelamatkan hidup orang banyak,” kata Suzman

mengutip New York Times (21/04/2020).

Pendapat senada disampaikan Claire Wardle, direktur eksekutif First Draft –sebuah organisasi yang memerangi disinformasi online, dia mengatakan narasi tudingan Gates memang cukup gencar disuarakan orang-orang antivaksin.

Kata Wardle, teori konspirasi yang menyebut Bill Gates terlibat dan menciptakan Covid-19 dianggap dapat merusak apa yang orang pikirkan tentang vaksin corona.

Narasi ini memiliki potensi bagian dari kampanye online yang terkoordinasi dan bisa membuat orang tak mau menggunakan vaksin virus,” katanya. (*)

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *