Fakta Video Syur Mirip Nagita Slavina, Fakta Baru Mulai Terungkap

POPULER! Fakta Video Syur Mirip Nagita Slavina, Fakta Baru Mulai Terungkap

POPULER Fakta Video Syur Mirip Nagita Slavina Fakta Baru Mulai Terungkap. Video berdurasi 61 detik itu memperlihatkan aksi tak senonoh seorang wanita di atas tempat tidur. Lantaran beredar di media sosial video syur yang disebut mirip Nagita Slavina. Nama istri Raffi Ahmad, Nagita Slavina belakangan jadi sorotan publik.

Tak sampai di situ, dalam video turut ditambahkan dua foto yang diduga mirip istri Raffi Ahmad. Raffi Ahmad sebagai suami pun sempat angkat bicara karena tudingan ini adalah yang kedua kalinya. Selain itu, terdapat pihak yang melaporkan Video Syur Nagita Slavina yang sempat viral di media sosial.

Pakar Telematika, KRMT Roy Suryo telah bersuara mengenai temuan di video tersebut. Nagita Slavina tak hanya kali ini dituding menjadi pemeran wanita dalam sebuah video syur. Beberapa waktu lalu, pernah dikabarkan video tindak asusila yang disebut mirip Nagita Slavina. Sang suami, sempat memberikan klarifikasi mengenai video tersebut.

“Aku nggak bisa diem aja,” ucap Raffi Ahmad dikutip dari YouTube Indosiar, Jumat (14/1/2022).

Selain itu, Nagita Slavina juga membantah sosok perempuan di dalam video syur adalah dirinya.

BACA JUGA:   Akhirnya Angelina Sondakh Segera Bebas Usai 10 Tahun Dipenjara: Gak Mau Urusan Lagi Sama Politik, Trauma Katanya

“Kita itu selalu positive thinking, tapi aku takutnya ada orang yang ingin memanfaatkan ini.”

“Ingin menjatuhkan istri aku, jadi hati-hati ya kalian ya,” terang Raffi Ahmad.

Pihak Kepolisian Ungkap Video Syur 61 Detik Editan

Sementara itu, Kongres Pemuda Indonesia (KPI) melaporkan video syur ke Polres Metro Jakarta Pusat. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Wisnu Wardhana sebut laporan masih penyelidikan.

“Iya masih lidik, masih dalam tahap penyelidikan,” tandas AKBP Wisnu dilansir Tribunnews.

AKBP Wisnu menjelaskan, sudah mengagendakan untuk pemanggilan pelapor. Kendati demikian, belum diketahui dengan pasti kapan pihak dari KPI akan diperiksa. Akan tetapi sementara waktu, pihak kepolisian mengatakan video syur 61 detik adalah hasil editan.

“Hasil koordinasi dengan Subdit Siber Polda Metro Jaya, video fake, hasil editing,” beber AKBP Wisnu.

“Makanya kita lihat klarifikasi dari pelapor apakah hasilnya nanti. Ini (video) palsu kan hasil koordinasi.”

“Nanti kita sampaikan kepada yang bersangkutan kepada pelapor hasilnya seperti ini,” pungkasnya.

Pakar Telematika Ungkap Temuan dari Video Syur 61 Detik

Roy Suryo melalui akun Twitternya @KRMTRoySuryo2 memaparkan hasil temuannya. Ia menerangkan, wajah yang ada di dalam video syur memang mirip dengan Nagita Slavina. Bahkan, menurut sang pakar, video syur 61 detik tersebut bukan sebuah rekayasa.

BACA JUGA:   Nikita Mirzani Sebut Fuji Tak Sepenuhnya Urus Anak Vanessa Angel: 24 Jam Gala Sama Suster, Jangan Terkecoh Kamera

“Saya katakan juga mirip, tapi banyak yang mengatakan ini rekayasa,” kata Roy Suryo.

“Saya jelas katakan itu bukan rekayasa, ini video benar.”

“Benar ada orang seperti itu dengan tato di bagian tubuhnya seperti itu,” tuturnya.

Ia mengatakan, aplikasi tertentu biasanya terbatas untuk melakukan rekayasa di badan.

“Karena kalau rekayasa itu misalnya ada re-face, ada software namanya face app,” ungkap Roy Suryo.

“Biasanya merekayasa bagian wajah dengan durasi yang sangat terbatas, video ini cukup panjang.”

“Dan kemudian kalaupun mau direkayasa tentu bagian tubuh yang itu tidak bisa direkayasa,” lanjutnya.

Meski begitu, Roy Suryo tak bisa memastikan apakah perempuan di dalam video benar Nagita Slavina. Pihak kepolisian nantinya yang bakal melakukan uji forensik dan membandingkan antara ciri-ciri fisik.

“Tapi apakah dia Nagita Slavina? Biarkan nanti kepolisian yang nanti melidiknya,” jelas Roy Suryo.

“Jadi saya mendukung upaya dari sahabat saya, Fitra Romadoni yang kemudian melaporkan ini.”

“Untuk apa? Demi kebenaran dan nama baik dari Nagita Slavina,” imbuhnya. (tribunnews.com)

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *