Menjaga pernikahan tetap harmonis, di jaman sulit begini memang tidak mudah. Hal-hal kecil bisa memicu pertengkaran besar, sampai bisa-bisa istri meninggalkan rumah, minggat tanpa ijin atau keredhaan dari suami pastinya.
Banyak faktor atau kendala yang memicunya. Dalam hal ini suami hendaklah bijak menyikapi. Istri Meninggalkan Rumah itu ada beberapa katagori dan penyebab:
1. Istri biasa bepergian tanpa berpamitan / minta izin kepada suami, padahal suami ada di rumah, atau kalau tidak di rumah pun, saat ini bisa minta ijin via telpon tentunya.
2. Istri Pulang ke Rumah Orang Tuanya dalam arti meninggalkan suami untuk sementara
3. Istri Pulang ke Rumah Orang Tua Tanpa ada Harapan atau Niatan balik lagi.
Tidak ada Niat Pisah pada Awalnya
Hampir bisa dipastikan kedua orang yang kemudian pasangan yang menikah ini, pada awalnya pasti tidak punya niat untuk kemudian nanti akan berpisah atau bercerai.
Tetapi kendala dan ujian dalam hidup dan sikap serta keegoisan keduanya biasanya, seringkali banyak mengakibatkan, berujung perceraian.
Apalagi dipicu orang ketiga, baik itu orang tua dari salah satu atau kedua belah pihak atau ada pria atau wanita idaman lain, setelah biasanya diawali oleh dinginnya sikap pasangan, yang terjadi berlarut-bertahun (kronis).
Justru itu tugas berat sebagai seorang suami, harus bisa menjaga dan mempertahankan keharmonisan rumah tangga itu jangan sampai bubar, mesti sabar. Apalagi Sudah mempunyai anak atau momongan, baik itu momongannya masih kecil atau pun sudah besar.
Sikap Suami Jika Istri Meninggalkan Rumah Kalau Sudah Menikah
- Jangan halangi atau larang istri pulang ke rumah orang tuanya…
- Jangan halangi atau larang isteri untuk menjaga orang tuanya ketika mereka sakit…
- Jangan halangi atau larang orang tua isteri datang ke rumah kita…
- Jangan halangi atau larang isteri kasih duit kepada orang tuanya…
- Jangan halangi atau larang istri berbakti kepada kedua orang tuanya…
- Jangan sesekali menghina atau merendahkan keluarga isteri …
- Jangan sesekali pisahkan isteri dengan keluarganya …
Tak ada isteri yang suka jika tugasnya sebagai seorang anak kepada kedua orang tuanya dihalangi oleh sang suami…
Tidak ada istri yg rela jika suaminya memisahkan dia dengan keluarganya tanpa sebab dan alasan tertentu yang dibenarkan oleh hukum …
Ingat, kegembiraan istri penentu kebahagiaan dalam rumah tangga…
Seandainya kita melakukan hal-hal di atas sebab ego atau karena mementingkan diri sendiri atau menggunakan hak veto sebagai suami, maka hal itu tidak akan membahagiakan Dia si istri…
Istri takkan ragu untuk memilih keluarganya sendiri daripada suami kalau keadaan memaksanya …
Bertoleransilah dan berlapang dadalah sebagai seorang suami …
Pesan Pentingnya:
– Isteri bukanlah budak, yang setelah menikah perlu mengabdikan diri sepenuhnya kepada suami.
– Dia Titipan Tuhan, masih milik Tuhan sama halnya seperti si suami, dia hanya Amanah yang Allah titipkan kepada suami untuk disayangi, dididik ke jalan yg diredhai ALLAH.
Dan suami sebagai pemimpin yg Allah perintah dihormati, dipatuhi oleh isteri.
Selagi perintahnya tidak melanggar hukum syar’i (hukum agama), maka wajiblah si isteri itu untuk patuh … Kecuali perintah suruh sang suami sudah bertentangan dengan hukum Syar’i seperti yang diperintahkan dalam agama.
“Istri perlu disayangi, sedangkan suami perlu dihormati” ❤️❤️❤️
Sumber : Firdaus Shakirin
Baca Juga : 5 Sikap Suami Jika Istri Menolak Berhubungan Menurut Islam
![]()