Suapilah Istrimu Saat Makan, Lalu Lihat Bagaimana Rezeki Datang Melimpah Pada Keluarga

Suami, Suapilah Istrimu Saat Makan, dan Lihat Bagaimana Rezeki Datang Melimpah pada Keluarga

Amalan mudah ini seringkali ditinggalkan dan jarang sekal diamalkan, namun jika Anda istiqomah melakukannya, Insya Allah rejeki pasti datang melimpah.

Kadang saat waktu makan tiba, suami istri makan sendiri-sendiri, bahkan tak jarang malah sambil mainan handphone. Tapi jarang banget yang menyuapi istrinya makan.

Padahal menyuapi istri itu tak semata-mata bernilai sedekah, tapi juga mendatangkan kebahagiaan lho. Seperti hadits dibawah ini;

“Tidak semata-mata seorang suami memberikan nafqah kepada istrinya melainkan itu bernilai sodaqoh. Bahkan seorang suami akan mendapat pahala tinggi apabila ia sampai menyuapi istrinya makan sekalipun dalam kondisi sehat.” (HR.Bukhori-Muslim) dalam kitab Ihya Ulumuddin, Imam Al-Ghozali juz 2 hal 31

Sahabatku yang dirahmati Allah, terutama kaum suami, jangan pernah merasa menyesal atau merugi ketika saudara memberi uang belanja lebih kepada istri.

Karena semua itu masuk kategori sedekah. bahkan jika seorang suami mau menyuapi makanan kepada istrinya sekalipun dalam keadaan sehat maka suami akan mendapatkan pahala luar biasa.

BACA JUGA:   Khasiat Manfaat & Cara Membuat Infused Water Untuk Diet Kesehatan dan Menurunkan Berat Badan

Sahabatku, Pahala kelak di akhirat ini luar biasa sehingga sampai diberikan DP di dunianya, seperti mendapati keluarga bahagia sakinah mawaddah warohmah di dunia.

Bahkan istri akan semakin sayang kepada suami, saking sayangnya bisa jadi si istri akan mengizinkan suami untuk sesuatu. Apa ya sesuatunya? ah.. kamu pasti udah faham ah.. gak usah dijelasin.. hehehe

Nah, bahagianya istri ini adalah salah satu kunci datangnya rejeki pada keluarga lho …

Rejeki itu bisa datang tak hanya dalam bentuk uang, tapi hubungan yang harmonis, mesra, dan saling menghargai juga bentuk rejeki juga. Yang perlu disyukuri.

Jangan Lukai Hati Istrimu Karena Ia akan Mengurangi Rejekimu

Mungkin saja diantara kamu ada yang pernah mengalami hal ini. Untuk itu bersegeralah saling introspeksi diri dan minta maaf.

BACA JUGA:   Inilah 10 Makanan yang Dilarang Saat Hamil Karena Bisa Menyebabkan Kecacatan Pada Bayi

Suami yang merupakan imam memiliki kedudukan penting keluarga. Mereka bertugas menjadi pemimpin dan memastikan kebutuhan keluarga tercukupi.

Dengan kedudukan yang krusial ini, tidak jarang suami yang tidak menghargai posisi istri.

Terlebih jika istri tidak bekerja dan hanya menjadi ibu rumah tangga saja.

Maka dengan dominasi finansial ini, suami kerap kali melakukan tindakan seenaknya yang dapat melukai hati istri.

Banyak sebagian suami yang hanya menganggap do’a dan restu ibu menjadi sangat penting.

Ketika ada masalah dalam pekerjaan atau rejeki maka yang selalu dimintai do’a dan menjadi tempat curhat adalah Ibunya.

Ia mencoba menyenangkan hati ibu nya karena ia meyakini dengan itu rejekinya menjadi lancar.

Tapi para suami lupa ada seorang wanita lagi yang akan mempengaruhi rejekinya. Ia sangat dekat dengannya. Ia adalah istrinya.

BACA JUGA:   Tak Pernah Diberi Nafkah, Wanita Ini Malah Ditinggalkan Suaminya Saat Dirinya Sedang Hamil Besar

Ia kadang lupa menghormati dan menghargai istrinya. Perempuan yang paling berjasa mendidik anak-anaknya.

Bahkan tak sedikit para suami yang menganggap remeh istrinya dan kadang menyakitinya.

Padahal menyakiti istri merupakan tindakan yang dapat menutup rezeki.

Membahagiakannya menjadi salah satu jalan pembuka pintu rezeki paling lebar untuk keluarga.

Lantas bagaimana melukai hati istri bisa menyebabkan rezeki seret?

Melukai hati istri bisa menyebabkan rezeki seret

  1. Mood istri yang buruk akan menular
  2. Istri menjadi tidak bersyukur
  3. Suami tidak dilayani dengan Baik
  4. Suami tidak didukung
  5. Berpengaruh dalam mendidik anak
  6. Suami Malas Bekerja
  7. Pekerjaan terganggu Penghasilan kurang maksimal.

Begitulah hendaknya kita menjada hubungan harmonis antara suami dan istri, begitupun sebaliknya.

Supaya senantiasa keluarga dalam suasana dan perasaan bahagia, agar suami bekerja pun dengan penuh riang gembira.

 32 total views,  1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *