Curiga Dengar Suara Desahan Mirip Singa, Ternyata Pak Tani Sedang Genjot Bule nyasar Di kebun

Curiga Dengar Suara Desahan Mirip Singa, Ternyata Petani Muda Sedang Genjot Bule Nyasar di Kebun

Polisi telah menangkap pelaku pemeroksaan terhadap turis asal Denmark berinisial SL (24).

Turis cantik diperkosa petani kopra di emak-semak di Pulau Nyangnyang, Desa Pasakiat Taileleu, Kecamatan Siberut Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada Selasa lalu.

Pelaku bernama Parmainan Sababalat (24). Anggota kepolisian dari Polsek Muara Siberut telah menjemput pelaku di kediamannya yang berjarak sekitar 19 km dari kantor polisi.

Setelah memeriksa pelaku, korban, dan saksi, polisi menetapkan Parmainan Sababalat sebagai tersangka. Ia dijerat dengan pasal tindak pidana pemerkosaan Pasal 285 KUHP dengan ancaman kurungan 12 tahun penjara.

Saat itu, korban berjalan kaki menuju surfcam Gingin di pulau E-Bay. Di tengah perjalanan, turis cantik ini dicegat oleh seorang lelaki yang tidak dikenalnya.

Pelaku lantas memegang bahu korban sambil menenteng sebuah kayu. Pelaku mengancam korban agar tidak berteriak.

“Korban mencoba melawan. Tapi, gagal karena pelaku terus bersikeras menarik korban ke semak-semak,” kata Kasat Reskrim Polres Mentawai Iptu Herit Syah membenarkan informasi itu,

Dari pengakuan korban, lanjut Iptu Herit Syah, korban sempat melawan dengan memukul pelaku menggunakan sandal.

Lalu, korban berhasil lari ke semak-semak. Namun pelaku mengejar dan kembali berhasil menarik korban. Pelaku memprkosa korban di semak-semak.

https://www.tribunnews.com/regional/2018/04/28/sempat-pukul-pelaku-pakai-sandal-ini-8-fakta-bule-denmark-diperkosa-di-mentawai

Seorang perempuan warga Denmark mengaku menjadi korban pemerkosaan di daerah Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Selasa (24/04).

Hal ini tentu saja membuat geger warga dan langsung mendatangi TKP.

Berikut ini fakta-fakta bule Denmark diperkosa warga dikutip dari Tribunnews.com.

1. Pertama kali

Mengejutkan ternyata kasus pemerkosaan terhadap bule ini merupakan yang pertama terjadi di Mentawai.

2. Korban sedang main di pinggir pantai

Kejadian tersebut berawal saat korban berinisial SL (24) berjalan kaki di pinggir pantai.

Korban saat itu hendak pergi ke Mentawai Surf Camp di Pulau Nyang-nyang, Desa Pasakiat Taileleu, Kecamatan Siberut Barat Daya.

“Menurut keterangan korban, kejadian itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB saat korban sedang berjalan di pinggir pantai,” ujar Kasat Reskrim Polres Mentawai, Iptu Herit Syah, kepada wartawan di Padang, Agus Embun.

3. Diancam dengan kayu

Dia mengatakan, tersangka yang bernama Parmainan Sababalat (24) mencegat korban dan mengancam korban dengan sepotong kayu.

“Kemudian, pelaku langsung menarik tangan korban dan memaksanya untuk mengikutinya ke semak-semak,” lanjutnya.

4. Lakukan perlawanan

Korban sempat mencoba melakukan perlawanan dengan memukul pelaku menggunakan sandal miliknya dan melarikan diri.

“Saat korban melarikan diri, dia bersembunyi di sebuah semak-semak yang berjarak cukup jauh dari lokasi tersebut,” sambungnya.

5. Diperkosa

Setelah itu, pelaku mengejar korban dan mendapatinya di dalam semak tersebut.

Saat itu, pelaku langsung memperkosa korban.

Meski tidak berdaya, korban tetap berusaha meminta tolong.

6. Pelaku ditangkap

Teriakan minta tolong SL rupanya didengar masyarakat sekitar.

“Mendengar teriakan korban, masyarakat lokal langsung mengamankan tersangka pelaku,” ungkap Herit Syah.

Masyarakat kemudian melaporkan kejadian kepada anggota Polsek Muara Siberut.

7. TKP jauh dari Polsek

Dengan menggunakan boat, aparat menjemput pelaku sekitar 19 km.

“Lokasi dari Polsek cukup jauh, sekitar 1,5 jam sampai dua jam perjalanan. Penjemputan dengan menggunakan boat,” katanya.

Saat ini, jajaran Reskrim Polsek Muara Siberut masih melakukan pemeriksaan pada tersangka pelaku, korban dan saksi.

8. Korban divisum

Untuk korban, katanya, juga telah dilakukan visum.

“Saya masih menunggu laporan lengkap dari jajaran polses Muara Siberut. Yang jelas telah dilakukan visum,” sebutnya.

Tersangka pelaku, tambah Herit Syah, akan dijerat dengan pasal tindak pidana pemerkosaan Pasal 285 KUHPidana, dengan ancaman kurungan 12 tahun penjara.

“Pidana ini baru kali ini terjadi. Jajaran akan berusaha mempercepat proses pemeriksaan. Tersangka pelaku saat ini sudah kami amankan di Mapolres Mentawai,” tuturnya.

 3,639 total views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *